UTS SDGs Center Terbentuk, Pusat Studi Kedua di Indonesia Bagian Timur

oleh

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (25 November 2022)–Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D telah mengadakan kick-off meeting pembentukan Pusat Studi Sustainable Development Goals (SDGs) Universitas Teknologi Sumbawa, Jumat (25/11).

Lembaga yang diberi nama UTS SDGs Center ini menjadi pusat studi ke 35 yang sebelumnya ada di Universitas Hasanuddin atau pusat studi ke 2 di Indonesia Bagian Timur. UTS ingin turut menjadi jembatan penghubung dan bersinergi dengan pemerintah daerah, NGO, dan lembaga terkait dalam hal mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Hanura

“Kita akan launcing UTS SDGs Center Bulan Januari 2023 mendatang, bersamaan dengan expo hasil dari Program Merdeka Batch 5 dengan menghadirkan pihak Bappenas,” kata Rektor Chairul di ruang kerjanya.

Rektor menjelaskan bahwa UTS SDGs Center merupakan kelompok keilmuan dan kepakaran yang memiliki minat terhadap 17 tema dalam ruang lingkup SDGs. Terbentuknya UTS SDG Center juga sebagai aksi merespon hasil pertemuan dengan praktisi Bappenas ketika mengikuti side-event KTT G20 di Bali.

Baca Juga  YSB Usul 5 Tokoh Pulau Sumbawa Jadi Pahlawan Nasional

“Kedepannya UTS SDGs Center akan melakukan kegiatan perencanaan dan pelaksanaan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat multidisiplin dalam bidang yang relevan dengan 17 tema dalam SDGs, melakukan pengendalian mutu kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang yang termasuk dalam ruang lingkup 17 tema SDGs serta melakukan kordinasi dengan berbagai pihak terkait,” bebernya.

Nantinya, lanjut Rektor, UTS SDG Center akan berada di bawah Wakil Rektor III Bidang Riset dan Inovasi UTS yang dikomandoi oleh Dwi Ariyanti, Ph.D. Rektor telah menunjuk Ery Sofiatry, S.S., M.Sc, sebagai Ketua (Tujuan 16 & 17 SDGs: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh; Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) UTS SDGs Center dengan beranggotakan Yuni Yolanda, S.Pi., M.Si yang berfokus pada Tujuan 13 & 14 SDGs: Ekosistem Lautan dan Ekosistem Daratan.

Baca Juga  PENYEBARAN COVID-19 YANG MENGAKIBATKAN LEMAHNYA EKONOMI MASYARAKAT

Kemudian Juniardi Akhir Putra, ST., S.ST. M.Kom berfokus pada Tujuan 6, 7, & 13 SDGs: Air Bersih dan Sanitasi Layak; Energi Bersih dan Terjangkau; Penanganan Perubahan Iklim. Selanjutnya Galih El Fikri, S.Si.,M.Ling berfokus pada Tujuan 8 & 12 SDGs: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan; Ekonomi; Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan. Ariskanopitasari, ST., M.App.Sc berfokus pada Tujuan 3 & 5 SDGs: Kehidupan Sehat dan Sejahtera; Kesetaraan Gender.

Berikutnya, Rozzy Aprirachman,S.E., M.D.P berfokus pada Tujuan 1 & 10 SDGs: Tanpa Kemiskinan; Berkurangnya Kesenjangan. Lukmanul Hakim, M. Pd berfokus pada Tujuan 11 & 9 SDGs: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan Industri; Inovasi dan Infrastruktur. Serta Dr. Umar, S.Pd., M.Pd yang akan berfokus pada Tujuan 2 & 4 SDGs: Tanpa Kelaparan; Pendidikan Berkualitas. (SR)

Dikes PTSJR Nasdem Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *