Fraksi Hanura Desak Penyertaan Modal Perumdam Batu Lanteh dan Perseroda

oleh
Cecep Lisbano S.IP., M.Si, Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Hanura Bersatu

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA  

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 November 2022)–Fraksi Hanura Bersatu DPRD Kabupaten Sumbawa memandang perlu pemerintah daerah untuk menambah besaran penyertaan modal BUMD-BUMD yang ada di Kabupaten Sumbawa. Khusus Perumdam Batulanteh, ada dua alasan mendasar penambahan penyertaan modal atau sokongan dana dari pemerintah daerah.

Hanura

Pertama, semakin tingginya tingkat Kebutuhan mendasar akan air bersih bagi masyarakat Sumbawa salah satu imbas dari kian banyaknya bermunculan perumahan-perumahan baru.

“Semakin tingginya kebutuhan air bersih tidak ekuivalen atau sebanding dengan bertambahnya debit air yang mampu dikelola atau didistribusikan Perumdam Batu Lanteh, sehingga imbasnya pelanggan-pelanggan Perumdam Batulanteh terkadang tidak menerima air pasokan bersih dengan lancar,” ungkap Juru Bicara Fraksi Hanura Bersatu, Cecep Lisbano S.IP., M.Si saat menyampaikan pandangan fraksi pada Sidang Paripurna 2 DPRD Sumbawa, Senin (20/11).

Selain itu, lanjut Cecep, sarana yang ada di Perumdam Batulanteh hingga saat ini sebagian besar sudah kurang layak atau tidak layakdigunakan untuk menyalurkan air bersih secara maksimal. Salah satu contoh kondisi saluran perpipaan yang ada saat ini sudah tua dan banyak terisi sedimentasi atau pengendapan material di dalam pipa.

Baca Juga  Bangun 100.000 Pullet di Olat Maras, Langkah Awal Industri Peternakan NTB

Alasan kedua, kata Cecep, imbas dari musibah kebakaran belum lama ini menghanguskan beberapa ruangan vital Perumdam Batulanteh, mengakibatkan terganggunya proses pelayanan administrasi dan

aktivitas tata kelola perkantoran Perumdam Batulanteh, sehingga diperlukan perbaikan yang bersifat segera. Terhadap dua alasan itu, Fraksi Hanura Bersatu meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap Perumdam Batulateh, di antaranya dengan menambah penyertaan modal tersebut. Tak hanya menambah penyertaan modal, guna mendorong Perumdam Batulanteh menjadi BUMD

hebat, harus berani menambah besaran tarif air bersih dari yang diberlakukan saat ini. “Penambahan tarif air bersih ini, tentu tidak boleh membebani masyarakat atau pelanggan Perumdam. Untuk itu, Fraksi Hanura meminta pemerintah daerah memberikan subsidi terhadap tarif air bersih.

Baca Juga  Temu Usaha MICE Pesona Moyo 2019 Tuntut Pengusaha Mampu Bersaing

“Tarif air bersih yang berlaku di Kabupaten Sumbawa saat ini sudah tidak sesuai dengan SK Gubernur NTB nomor 690-579 Tahun 2021 tentang Besaran Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas Air Minum di Kabupaten/Kota se-NTB,” imbuhnya.

Untuk diketahui, di Kabupaten Sumbawa masih berlaku tarif air bersih sebesar Rp 1.930, angka yang masih sangat jauh dari angka batas bawah yang telah ditetapkan melalui SK Gubernur NTB yakni Rp 3.651. Akibat rendahnya tarif air yang berlaku di Kabupaten Sumbawa, Perumdam Batulanteh sangat kesulitan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Sangat perlu pemerintah daerah memberikan subsidi tarif air bersih kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan pelayanan Perumdam Batulanteh yang lebih baik,” tandasnya.

Kemudian mengenai Perseroan Daerah (Perseroda), Pemerintah daerah juga perlu memberikan perhatiannya, selain menambah besaran penyertaan modal, dukungan lainnya juga perlu diberikan oleh pemerintah daerah, agar perusahaan ini hidup segan mati tak mau. (SR)

 

Dikes PTSJR Nasdem Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *