Angka Kesakitan di KSB Menurun 4,89% di Tahun 2022

oleh

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (20 November 2022)–Angka Kesakitan di Kabupaten Sumbawa Barat menurun 4,89% menjadi 12,87% jika dibandingkan tahun sebelumnya 17,76%.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. HW. Musyafirin MM di acara Upacara Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat, di Lapangan Graha Fitrah, 20 November 2022, mengatakan, untuk urusan Kesehatan KSB mengalami penurunan angka kesakitan 4,89% menjadi 12,87%. Angka tersebut di bawah angka kesakitan Provinsi NTB 21,02% dan di bawah angka kesakitan nasional (13,04%).

Hanura

Capaian ini selaras dengan penuntasan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang berhasil dituntaskan oleh Kabupaten Sumbawa Barat. Atas keberhasilan tersebut, KSB mendapat Rekor MURI satu satunya kabupaten yang berhasil menuntaskan 5 pilar STBM.

Baca Juga  Gubernur NTB Usul 6 Raperda

Selain itu dampak nyata terhadap penuntasan lima pilar STBM, adanya penurunan angka stunting di Sumbawa Barat sebesar 5,67% dari angka 14,45% pada tahun 2021. Pada tahun 2022 berhasil diturunkan menjadi 8,78%. Keberhasilan yang telah dicapai dalam urusan kesehatan berbanding lurus dengan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPMK) Kabupaten Sumbawa Barat mendapat peringkat ke 6 nasional dan pringkat 1 di Nusa Tenggara Barat.

Dengan capaian itu juga Umur Harapan Hidup (UHH) juga meningkat dari 65,24 tahun menjadi 68,31 tahun. Ini menandakan apa yang diikhtiarkan bersama dengan masyarakat dan para ASN yang bahu membahu dalam menuntaskan 5 pilar STBM.

“Tidaklah sia sia, saya berharap prilaku sehat dan bersih dengan menerapkan lima Pilar STBM terus dipertahankan oleh masyarakat, dan saya berharap prilaku ini bisa menjadi contoh yang baik bagi penerus kita anak anak kita. Saya selaku Bupati Sumbawa Barat mengucapkan terimakasih kepada kita semua, saya yakin apapun yang kita ikhitiarkan bersama akan bisa mempercepat pembangunan di Sumbawa Barat,” pungkasnya. (SR)

Dikes PTSJR Nasdem Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *