Gubernur NTB: Sultan Sumbawa Adalah Tokoh Global

oleh
Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV memakaikan Sapu Alang di kepala Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29 Oktober 2022)–Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc membuka secara resmi Musakara Rea Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) 2022 di Istana Dalam Loka, Sabtu (29/10).

Hadir Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV, Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany S.Pd., M.Pd, Asisten III Pemprov  NTB, H. Wirawan Ahmad  S.Si., MT, Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq SH bersama anggota Forkopimda lainnya, Budayawan Sumbawa Dinullah Rayes serta para petinggi LATS dan narasumber dari berbagai latar belakang.

Dalam kesempatan itu Gubernur menyebutkan pentingnya memanfaatkan teknologi sebagai salah satu cara untuk melestarikan adat dan budaya Samawa. Dengan tekhnologi, Gubernur berharap pagelaran adat dan budaya Samawa tidak hanya menghadirkan nilai historis, tetapi juga mendatangkan nilai ekonomis bagi para pelaku budaya.

Baca Juga  Kuliah Umum di UTS, Kepala Perpunas: Mahasiswa Harus Bermental Driver

Musakara Rea LATS 2022, ungkap Gubernur adalah wadah silaturahim yang luar biasa untuk mematangkan kesiapan masyarakat di Sumbawa, misalnya menghadapi international event yang akan berlangsung tahun depan. Dari event ini, Sumbawa dapat menonjolkan keunggulannya terutama adat dan kultur budayanya ke audiens yang lebih luas.

Musakara juga bagian dari antusiasme yang besar dari masyarakat Sumbawa terhadap bangkitnya adat dan menguatnya identitas. Hal ini, sejalan dengan revolusi teknologi.

“Di masa depan, mungkin handphone ini sudah tidak ada. Tato chip yang akan ditanamkan dalam kulit kita untuk berkomunikasi. Dengan kemajuan seperti ini bagaimana adat bisa menjawabnya,” ujar Gubernur.

Adat menurut Gubernur yang akrab disapa Bang Zul, bukan hanya terkait masa lampau, tetapi juga ada pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab terkait masa depan. Terhadap hal, Gubernur menilai Sultan Sumbawa sangat terbuka, dan hadir mendahului zamannya.

Baca Juga  Bupati Husni Djibril: Ada Pertemuan Pasti Ada Perpisahan

“Kalau menurut saya, beliau adalah tokoh global, karena pemikiran-pemikiran yang beliau miliki dapat melahirkan kebijakan-kebijakan terkait adat yang tidak hanya berdampak bagi orang lokal namun juga bagi dunia global. Satu lagi yang membuat saya sangat terkesan kepada Sultan Muhammad Kaharuddin IV yaitu beliau selalu memiliki visi keberagaman dan berpikir jauh ke depan,” pungkasnya. (SR)

Bappenda Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *