Aksi Demo HMI di Dompu Ricuh, Kapolres Bantah Bertindak Represif  

oleh -172 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (2 September 2022)–Aksi demo penolakan kenaikan harga BBM di DPRD Dompu, Kamis (1/9/2022), diwarnai kericuhan. Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang melakukan penjagaan jalannya aksi.

Selain sejumlah anggota polisi cedera akibat dihujani batu, beberapa mahasiswa juga mengalami cedera dan sempat mendapat pengobatan secara medis di RSUD Kabupaten Dompu.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan HMI di gedung DPRD Kabupaten Dompu dipicu kekecewaan mahasiswa karena tak ditemui anggota DPRD setempat.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kasi Humas IPDA Akhmad Marzuki mengatakan aksi demo HMI sempat ricuh serta beberapa anggota Kepolisian yang mengamankan jalannya aksi tersebut terkena lemparan batu yang dilakukan oleh mahasiswa.

Baca Juga  Kades se-Kabupaten Sumbawa Dikumpulkan Jaksa

“Aksi demo tolak kenaikan BBM yang dilakukan oleh mahasiswa HMI awalnya ricuh akan tetapi dengan kesigapan pihak kepolisian melakukan negoisasi serta merangkul adik-adik mahasiswa di Polres sehingga dapat menemukan jalan keluarnya dan diselesaikan dengan kepala dingin,” ujar Kapolres Dompu.

Terkait informasi ada salah satu mahasiswa yang diamankan di Mapolres Dompu pasca terjadi kericuhan itu, dibantah Kapolres. Menurut Kapolres, keberadaan mahasiswa di Mapolres untuk pertemuan langsung dengan Kapolres Dompu.

Kemudian soal informasi adanya pemukulan oleh personil Polres Dompu, Kapolres berjanji akan dilakukan penyelidikan. Jika benar, anggota yang melakukan pemukulan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk mahasiswa yang terluka sudah diberikan pengobatan di RSUD Kabupaten Dompu. (SR)

mahkota rokok NU
Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *