Lahan Samota Bakal Jadi Kawasan Sport Center, ini Peluang Investasi

oleh

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 September 2022)–Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai rencana pembangunan sarana olahraga di area Samota, Kamis (22/9) kemarin.

Untuk diketahui Kawasan Samota akan dijadikan sebagai kawasan sport centre baik untuk event nasional maupun internasiona. Sumber dana pembangunannya berasal dari APBD Sumbawa, APBD Provinsi, APBN dan pinjaman daerah. Lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan sarana prasarana olahraga tersebut seluas 90 hektar.

Rapat yang dihadiri para pemilik lahan di Samota yang akan terkena dampak ini dipimpin Asisten 2 Sekda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya ST., MT dan Kepala ATR/BPN Sumbawa, Subhan SH selaku Ketua Panitia Pembebasan Lahan.

Herdiyanto sebagai penerima kuasa sekaligus perwakilan ahli waris menugaskan kuasa hukumnya Jamaludin SH didampingi Muhammad Naim untuk menghadiri Rapat Kordinasi dengan Pemda Sumbawa untuk rencana lahan yang akan dibebaskan sebagai kawasan Sport Centre yakni lahan lokasi Sirkuit MXGP serta lahan yang sedang dalam proses sengketa di Pengadilan Negeri Sumbawa antara ahli waris Gde Bajre dengan Ali Bin Dachlan seluas 50 hektar.

Baca Juga  MEMAHAMI DESA SEBAGAI RUANG STARATEGI MENATA KEBIJAKAN PETERNAKAN

Di samping sport center yang segera dibangun oleh pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa, juga diperlukan sarana pendukung lainnya yakni hotel/penginapan, rumah makan/restoran, pusat perbelanjaan maupun pusat hiburan.

Informasi yang diperoleh samawarea.com, pembangunan sarana prasarana olahraga di kawasan Samota Sumbawa sebagai upaya untuk menyediakan Kawasan Sport Center. Dengan keberadaan sport center ini, masyarakat dan daerah mampu menggelar pertandingan berskala nasional maupun internasional. Selain itu meningkatkan prestasi olahraga dan daya tarik wisata di Kabupaten Sumbawa.

Untuk mewujudkannya, Pemda Sumbawa telah menetapkan rencana pengadaan tanah melalui empat tahapan. Yaitu tahapan perencanaan, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan penyerahan hasil. Tahapan pengadaan tanah ini sudah mulai dilaksanakan sejak Juli 2022 hingga Maret 2023.

Baca Juga  Kelola Dana Desa, 16 Kades di Plampang dan Labangka Dibina Tim Kabupaten

Dimintai tanggapannya usai Rakor sebelum bertolak ke Jakarta, Jumat (23/9), Dr. Herdiyanto, menyambut positif rencana Pemda Sumbawa untuk membangun sport center di kawasan Samota. Pihaknya selaku pemilik lahan di kawasan tersebut sangat mendukung dan siap menjadi bagian dalam mewujudkannya.

Tentunya rencana besar ini juga, menjadi peluang bagi investor untu berinvestasi. Dengan terbangunnya sarana prasarana olahraga akan menjadi tempat penyelenggaraan event-event besar baik sekala nasional maupun internasional. Salah satu yang sudah pasti adalah suksesnya digelar MXGP 2022 dan tahun depan kembali dilaksanakan MXGP 2023.

Tak hanya sport center yang dibangun, di Kawasan Samota bakal menjadi salah satu tempat digelarnya Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pasalnya NTB bersama NTT telah ditetapan sebagai tuan rumah bersama PON 2028. “Ini peluang bagi investor untuk berinvestasi,” pungkasnya. (SR)

Bappenda Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *