OLAHAN SUSU KERBAU SUMBAWA

oleh
Devi Tanggasari, S. TP., M. Si

Devi Tanggasari, S. TP., M. Si
Dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian
Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Teknologi Sumbawa

Sumbawa merupakan daerah yang terkenal dengan hasil alamnya, dan yang sangat terkenal hingga ke luar negeri yaitu sebagai daerah penghasil susu kuda liar dan madu hutan Sumbawa (ai aning), berbagai produk olahan dari susu kuda liar dan madu hutan Sumbawa sudah banyak dipasaran. Tapi tidak banyak yang tau bahwa Sumbawa memiliki banyak potensi yang lain, salah satunya adalah susu kerbau.

Bila dibandingkan dengan wilayah yang lain di Nusa Tenggara Barat, Sumbawa salah satu wilayah yang mengkomsunsi susu kerbau tertinggi. Susu kerbau sudah dikonsumsi oleh masyarakat Sumbawa sejak dulu, dan merupakan salah satu jenis susu yang cukup digemari selain susu sapi dan susu kambing. Susu kerbau memiliki karakterikstik yang lebih kental dan rasa yang khas dibandingkan susu sapi.  Susu kerbau merupakan salah satu produk yang memiliki gizi yang tinggi, salah satunya mengandung kalori yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi.

Baca Juga  Sukseskan AUYS 2016, Pemda Sumbawa Bantu 500 Juta

Cara mengkonsumsi susu kerbau di Sumbawa biasanya banyak dijumpai dalam bentuk susu pasterurisasi yang ditambahkan sedikit garam yang biasa disebut dengan “Jadi Kebo”, ada juga pengolahan susu kerbau dalam bentuk Permen Susu, dan Kue “Palopo Jadi” yang sangat khas di kabupaten Sumbawa Barat.

Salah satu olahan susu yang banyak digemari adalah dalam bentuk yogurt, diketahui bahwa yogurt banyak mengandung probiotik yang sangat baik untuk menjaga kesehatan sisitem pencernaan dan memiliki beragam nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, dan olahan susu kerbau di Sumbawa dalam bentuk yogurt masih jarang dijumpai.

Pembuatan yogurt dari susu kerbau sangat mudah yaitu susu dipanaskan hingga suhu maksimal 80°C yang bertujuan untuk menghancurkan patogen dan mikroorganisme yang terdapat dalam susu kerbau. Selanjutnya susu kerbau didinginkan hingga suhu 40°C dan ditambahkan dengan bibit yogurt atau bisa menggunakan yogurt plain dengan bakteri hidup sebanyak 5 sendok makan untuk 1 liter susu kerbau dan diaduk secara merata, kemudian diletakkan dalam toples yang bersih dan ditutup rapat, selanjutnya didiamkan selama 12 jam di tempat yang gelap dan tidak ada getaran sehingga tidak menggangu proses fermentasi.

Baca Juga  Kembang Kuning, Desa Wisata dengan Sejuta Pesona

Setelah proses fermentasi selama 12 jam, bentuk fisik yougurt akan berubah sedikit lebih mengental dan mengeluarkan aroma yang khas, yogurt susu kerbau ini sudah bisa langsung dikonsumsi. Dalam proses pembuatan yougurt susu kerbau ini tanpa bahan pengawet, sehingga untuk memperpanjang masa simpan youghurt bisa diletakkan ke dalam lemari es untuk mendapatkan masa simpan kurang lebih selama 14 hari. (*)

Bappenda Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *