Tutup Malam Tasyakuran di Kelurahan Bugis, Gubernur Hibahkan Tanah dan Bantu Dana

oleh

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Agustus 2022)–Malam Tasyakuran HUT RI ke-77 di Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, yang dipusatkan di RW. 08 Karang Kuris, Sabtu (20/8) malam, terbilang istimewa. Pasalnya, kegiatan itu dihadiri langsung Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc dan Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd.

Hadir juga Asisten I Sekda Sumbawa, Varian Bintoro S.Sos, Kepala BKSDM, Tata Kostara S.Sos, Sekcam Sumbawa, Lurah dan Seklur Bugis, Pimpinan Bank BPR Mataram Cabang Sumbawa, Ketua PKK Kelurahan beserta anggota, Kader Posyandu, Ketua RW, Ketua RT dan sejumlah tokoh masyarakat.

Kehadiran Gubernur dan Wakil Bupati Sumbawa ini bukan tanpa alasan. Sebab kedua pejabat yang merupakan kakak beradik ini, sejak kecil hingga dewasa tinggal di lingkungan tersebut.

“Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Bupati datang ke sini untuk menghadiri acara ini sebenarnya momen pulang kampung atau jango karang,” kata Lurah Bugis, Euis Kurniasih S.Pd dalam kata sambutannya sekaligus laporan kegiatan Semarak HUT RI di Kelurahan Bugis.

Euis—sapaan lurah perempuan satu-satunya di Sumbawa, mengaku berteman akrab dan bermain bersama sejak kecil dengan Gubernur dan Wakil Bupati Sumbawa. Karena itu kedua pejabat tersebut sudah bukan orang lain baginya.

Baca Juga  Kumpulkan Bupati, Presiden Ingatkan Pentingnya Menjaga Perekonomian Daerah

Selain banyak menyimpan kenangan masa lalu, lahan tempat terselenggaranya Malam Tasyakuran adalah tempat bermain masa kecilnya Bang Zul—sapaan Gubernur, dan Novi—panggilan Wakil Bupati. Namun sayang, tanah seluas 5 are tersebut masih tercatat sebagai aset Pemprov NTB.

Karenanya Lurah Euis meminta agar Gubernur dapat menghibahkan lahan itu. Permintaan tersebut langsung disetujui Bang Zul. “Malam ini, tanah ini saya hibahkan,” ucapnya, disambut gembira warga setempat.

Bang Zul mengakui masa kecil dan remajanya dihabiskan di kampung tersebut. Banyak kenangan yang terukir dan sampai kapanpun tersimpan di dalam hati. Termasuk Pos Kamling RW 08 yang masih berdiri merupakan monumen bersejarah. Pos Kamling itulah tempat anak-anak seusianya dulu mengekspresikan diri, tempat bercerita dan bersenda-gurau. Untuk itu, Bang Zul akan merehab pos kamling itu dengan memberikan bantuan dana sebesar Rp 50 juta.

Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd

Di bagian lain, Gubernur Bang Zul meminta generasi muda tidak pernah berhenti bermimpi untuk menjadi apapun yang diinginkan. Sebab tidak ada yang menyangka, salah satu warga RW 08 Kelurahan Bugis ini menjadi Gubernur NTB saat ini. Bahkan menjadi Wakil Bupati Sumbawa.

Baca Juga  Wujudkan City of Inovation, UTS Bangun Perumahan untuk Dosen dan Staf

Bang Zul mengingatkan bahwa hidup ini telah memberikan pelajaran penting. Orang yang dulunya dikenal kaya kini menjadi miskin. Sebaliknya yang dulunya miskin, sekarang menjadi kaya. Karena itu ketika berada di atas untuk tidak sombong dan menganggap enteng orang lain, dan ketika di bawah untuk tidak berkecil hati, karena roda terus berputar.

“Tak ada orang yang terus tersenyum, karena suatu saat akan menangis. Demikian sebaliknya, tidak ada yang menangis terus, pasti akan ada masanya tersenyum,” kata Bang Zul, sekaligus menutup malam tasyakuran.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd, mengatakan, ia bisa menjadi Wakil Bupati berkat tempaan hidup di RW 08 Karang Kuris Kelurahan Bugis ini. Ia mengaku banyak hal positif  yang didapatkannya. “Saya ke sini sama dengan pulang ke rumah sendiri. Di tempat ini saya dibesarkan dan di tempat ini keluarga besar saya,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada malam tasyakuran itu diumumkan para pemenang lomba. Di antaranya Lomba Kebersihan, Penataan Lingkungan, dan beragam olahraga. Tak hanya itu panitia juga menyediakan doorprize. (SR)

Azzam Bappenda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *