Pemda Sumbawa Jelaskan Peruntukan Pinjaman 100 Milyar

oleh -300 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4 Agustus 2022)–Usulan pinjaman daerah untuk pembangunan sarana dan prasarana olahraga kawasan Samota sebesar Rp 100 milyard, mendapat penolakan dari sejumlah fraksi di DPRD Sumbawa.

Mereka menilai usulan ini disampaikan Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah kepada DPRD Sumbawa dalam Sidang Paripurna tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2023, Senin (1/8/2022) kemarin, itu dinilai pemborosan dan memberatkan APBD.

Selain itu fraksi dewan menganggap program yang dibiayai dana hutang tersebut tidak masuk dalam program unggulan pemerintahan Mo—Novi.

Menanggapi hal itu, Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM didampingi Asisten II Sekda, Lalu Suharmaji Kertawijaya ST MT, Kamis (4/8), mengakui adanya usulan tersebut dan meminta persetujuan DPRD yang hingga kini masih dalam pembahasan.

Persetujuan DPRD ini berdasarkan peraturan Menteri Keuangan. Dalam peraturan itu menyatakan bahwa pinjaman pemerintah daerah harus masuk dalam kebijakan umum anggaran dan mendapat persetujuan DPRD. Ketika DPRD tidak menyetujuinya, Pemda akan mengambil opsi lain dengan menggali potensi-potensi yang ada.

Sekda mengaku telah menyurati sejumlah bank milik pemerintah, termasuk PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)—sebuah BUMN yang salah satunya bergerak di bidang peminjaman, sebagaimana yang sudah dilakukan Pemkab Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara dan Pemprov NTB.

Mengenai besar pinjaman Rp 100 milyar, ungkap Sekda, itu batas maksimal yang ditetapkan berdasarkan kemampuan pengembalian daerah. “Rencananya kita akan lunasi pinjaman itu dalam waktu 3 tahun,” timpal Mamiq Suharmadji—sapaan Asisten II Sekda Sumbawa.

Baca Juga  Masyarakat Antusias Cek Kesehatan Gratis, Bupati: Sangat Bermanfaat

Disebutkannya, dana pinjaman Rp 100 milyar itu sebagiannya digunakan untuk membeli lahan seluas 110 hektar termasuk di dalamnya lahan Sirkuit MXGP Samota. Keberadaan Sirkuit MXGP Samota merupakan sebuah anugerah yang tidak semua daerah memilikinya.

Kehadiran sirkuit ini tanpa melakukan lobi-lobi. Apalagi kontraknya selama 5 tahun yang memiliki cukup waktu untuk hadirnya investasi. Dari masa kontrak ini juga berbagai event ikutan akan terselenggara sehingga ekonomi masyarakat semakin bergeliat.

“Selain sirkuit, di lahan yang cukup luas ini akan dibangun Sport Center, aula dan hotel. Sebab diyakini banyak event digelar di lokasi itu baik skala local, nasional maupun internasional. Pastinya UMKM akan tumbuh, dan pariwisata akan hidup,” imbuhnya.

Dengan dimilikinya lahan itu oleh Pemda, maka bantuan pusat akan terus mengalir. “Kalau lahan dikuasai Pemda, otomatis pemerintah pusat memberikan bantuan. Pusat tidak akan mengucurkan bantuan jika lahan itu milik pribadi atau swasta,” jelasnya.

Dibangunnya semua fasilitas ini, lanjut Suharmadji, karena kawasan Samota masuk dalam MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia). MP3EI merupakan arahan strategis dalam percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia untuk periode 15 tahun terhitung sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2025 dalam rangka pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025.

Dalam MP3EI, Samota masuk koridor 5 bersama Bali Nusra sebagai pintu masuk pariwisata dan pengembangan maritim. Karena itu Pemda Sumbawa berkepentingan besar dalam pembangunan di kawasan Samota.

Baca Juga  Pemda KSB Siapkan Rusun untuk Pegawai Sukarela

Untuk mempersiapkan pembangunan kawasan tersebut, Pemda Sumbawa tengah melakukan study kelayakan. Setelah itu proses perencanaan sekaligus penilaian terhadap harga lahan yang dilakukan oleh appraisal.

Meski lahan itu masih dalam sengketa, kata Suharmaji, pembangunan tetap berjalan. Karena pembangunan untuk kepentingan umum tidak boleh terhalang. Ia berharap semua pihak dapat memberikan dukungan, sehingga hajat pembangunan di kawasan Samota bisa berjalan. (SR)

 

seleksi Amman Mineral Amman Mineral Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.