Tim Menristekdikti Minta Pemda Sumbawa Tinjau Ulang Dana Museum

oleh

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Juli 2022)–Tim Roadmap Museum Menristekdikti sekaligus Praktisi Budaya Nasional, Serius Zebua menyoroti minimnya anggaran yang dialokasikan Pemda Sumbawa untuk operasional Museum Daerah Sumbawa. Pada APBD 2022, Museum Sumbawa hanya mendapatkan dana operasional untuk setahun hanya Rp 200 ribu lebih.

Serius—akrab pria yang tengah mengambil Program Doktoral ini meminta kebijakan anggaran Pemda Sumbawa untuk pengembangan museum daerah ditinjau ulang. Sebab anggaran tersebut sangat jauh dari visi misi museum ke depan yang berpihak kepada masyarakat khususnya kaum milenial.

“Besar alokasi anggarannya harus ditinjau ulang,” desaknya usai menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Museum Daerah dan Seminar Kajian Koleksi Museum, yang digelar UPT Museum Daerah Sumbawa, Senin (25/7/2022).

Baca Juga  Penuhi Target di Plampang, Dikes Gelar Gebyar Vaksinasi

Menurutnya, museum tidak bisa dipisahkan dari identitas masyarakatnya, sehingga support Pemda dalam pendanaan sangat dibutuhkan untuk pengembangan museum di daerahnya masing-masing. Kekuatan  utama budaya atau museum ini ungkap Serius, adalah dukungan pemerintah melalui pendanaan yang maksimal agar bisa berkembang dengan baik.

“Mustahil warisan budaya ini bisa dilestarikan kalau dukungan pemerintah tidak maksimal. Harusnya pemerintah memberikan perhatian lebih,” imbuhnya.

Lebih jauh dikatakan Serius, bahwa pengembangan museum membutuhkan dana yang besar. Mulai dari pemeliharaan gedung hingga pengadaan sejumlah fasilitas pendukung. Selain itu museum di era kekinian sudah harus dikelolah dengan cara yang modern. Seperti digitalisasi semua koleksi yang ada, sehingga museum lebih mudah diakses dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung. (SR)

Bappenda Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *