Viral !! Bibit Jagung Hibrida R7 Tembus 16,9 Ton Per Hektar

oleh -2574 Dilihat

SUMBAWA—Benih jagung hibrida R7 kini menjadi primadona baru di kalangan petani Sumbawa. Varietas jagung produksi PT. Agro Pro Jaya Mas yang dikenalkan melalui CV Arifah Afifah Drs. Arief M.Si Distributor Tunggal Benih Jagung Hibrida R7 Wilayah Sumbawa–SB ini mampu menghasilkan produksi jagung 14—16 ton per hektar.

Hasil panen ini terbilang di luar kelaziman karena selama ini petani dengan bibit impor berbagai merk hanya maksimal 10 ton per hektar, bahkan sangat jarang naik ke angka 12 ton. Beberapa petani yang mencoba menggunakan bibit R7 harus tersenyum lebar, karena hasil panennya melimpah.

Mereka adalah Hidayat Muhammad. Petani asal Kecamatan Buer ini pertama kali menanam benih jagung R7. Hasilnya mencengangkan, sekitar 14,7 ton per hektar dengan kadar air 17 persen. Ada juga petani di Emang Lestari Kecamatan Lunyuk, menghasilkan 12,4 ton hingga 13,3 ton per hektar berkadar air 19 persen.

Berikutnya M. Tayeb mantan Kades Labangka 5 Kecamatan Labangka memproduksi 14,88 ton per hektar berkadar air 25%. Kemudian Dedi, mampu menghasilkan hampir 17 ton atau 16,9 ton per hektar meski kadar airnya 32% karena panen di tengah hujan yang cukup lebat. Saking gembiranya, Dedi sampai menggelar acara syukuran mengundang jajaran PT. Agro Pro Jaya Mas.

Baca Juga  Dukung Program 100 Hari Husni—Mo, SKPD Wajib Terbitkan DIP

Sejumlah petani ini adalah contoh dari cukup banyak petani berhasil yang menggunakan bibit R7 atau yang lebih dikenal dengan sebutan bibit jagung raja. “Alhamdulillah mudah-mudahan dengan hasil petani kita dari beberapa daerah ini memberikan motivasi dan harapan baru, sehingga semakin banyak petani jagung kita di Sumbawa yang naik haji ke Mekah,” kata Manager PT. Agro Pro Jaya Mas Area Nusra (Bali-NTB-NTT) Muhammad Alkausar saat Panen Raya Jagung R7 di wilayah Samota, Sumbawa, Kamis kemarin.

Di hadapan Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, dan Anggota Komisi II DPRD Sumbawa Bunardi, Alkausar mengatakan, bibit jagung raja ini sudah dapat diterima di kalangan petani Sumbawa sejak pertamakali dikenalkan pada Tahun 2019 lalu dan tanam di lahan seluas 1000 hektar. Melihat keberhasilan saat panen, lahan untuk R7 diperluas menjadi 4.058 hektar pada Tahun 2020.

Baca Juga  Tiga Toko di Pasar Mandalika Terbakar

Petani Sumbawa rupanya mulai ‘jatuh cinta’ dengan R7 sehingga pada Tahun 2021, bibit jagung R7 ditanam di lahan seluas 6.470 hektar. Pada Tahun 2022 ini, dengan dukungan masyarakat petani di Sumbawa, pihaknya optimis mengembangkan benih jagung hibrida R7 pada lahan seluas 11.500 hektar.

rokok

Untuk diketahui, jagung hibrida R7 ini adalah hasil inovasi anak bangsa untuk menyudahi masyarakat kalangan petani agar tidak bergantung lagi kepada bibit yang diproduksi perusahaan-perusahaan luar. Ini sejalan dengan misi PT. Agro Pro Jaya Mas adalah menjadi perusahaan dalam negeri yang professional, berintegritas dan berkelanjutan serta memiliki daya saing yang tinggi.

“Banyak anak bangsa terutama anak-anak NTB yang mampu, namun mereka hanya belum punya kesempatan. Sekarang kami membuka kesempatan itu agar mereka bisa berpartisipasi dalam menunjang kesejahteraan masyarakat. Ternyata mereka mampu, dan saat ini kita telah menghasilkan 1.700 genetik. Semoga 10-20 tahun ke depan kita tidak lagi kekurangan,” imbuhnya. (SR)

 

rokok pilkada mahkota NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *