Malam ini, Lokasi MXGP di Samota Difinalkan

oleh -643 views

MATARAM—Kawasan Samota, Kabupaten Sumbawa, bakal menjadi tempat digelarnya event bergengsi Kejuaraan MotoCross Dunia atau Cross Grand Prix (MXGP). Sebab, finalisasi dan persiapan MXGP di Samota, akan diputuskan, Selasa (25/1/2022) malam ini. “Malam ini finalisasi dan persiapan Lokasi MXGP (Moto Cross Dunia) di Samota Sumbawa,” kata Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc saat dihubungi samawarea, Selasa malam ini.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul berharap akhir Januari ini sudah diumumkan Infront–pemilik MXGP, untuk lokasi penyelenggaraan MXGP di Samota Sumbawa, sehingga persiapannya dapat berjalan sesuai rencana.

Menurut putra asli Sumbawa ini, MXGP akan menjadi leverage baru bagi geliatnya ekonomi dan aktivitas di Pulau Sumbawa. “Dengan hadirnya MotoGP di Lombok dan MXGP di Pulau Sumbawa, maka kedua pulau ini bisa maju bersama menuju NTB Gemilang yang kita cita-citakan,” ucapnya.

Indikasi kuat Samota menjadi lokasi MXGP, sebagaimana diberitakan sebelumnya, dengan kehadiran tim survey. Hasil survey dari tim survey yang turun ke Sumbawa ini secara umum menyatakan bahwa Kabupaten Sumbawa sudah mantap.

Selain itu kedatangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ke Sumbawa Kamis (14 Januari 2022) sore. Kedatangan Menhub untuk melihat langsung Bandara Sultan Kaharuddin III yang akan dibenahi dalam mendukung MXGP ini. Memang, saat ini Bandara Sultan M. Kaharuddin hanya mampu didarati pesawat jenis ATR.

Baca Juga  Hari ke-4 Pasca Banjir, Relawan Rumah Zakat Konsisten Bantu Warga

Untuk itu, Bandara ini akan dibenahi sehingga mampu didarati pesawat yang lebih besar. Untuk hal ini akan dilakukan penebalan landasan bandara, mengingat perpanjangan runway (landasan pacu) tidak memungkinkan dalam waktu dekat, karena MXGP digelar 26 Juni 2022 mendatang.

Biaya penebalan landasan berkisar Rp 40—50 milyar ini akan dikeroyok dikeroyok oleh pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat. Menteri Perhubungan pun telah berkomitmen untuk mendukung kegiatan MXGP. Yakni dengan mengoptimalkan runway Bandara Sumbawa. “Sudah ada komitmen dari Pak Menteri Perhubungan, untuk membantu mengoptimalkan kekuatan aspalnya menjadi tujuh centimeter,” ujar Bang Zul saat itu.

Pengoptimalan runway ini sangat penting, agar pesawat jenis Boeing bisa mendarat dengan aman di Bandara Sumbawa. Tidak hanya bandara yang harus berubah, pelabuhan maupun rumah sakit juga harus berubah. Karena dengan satu event internasional, menyebabkan banyak perubahan. (SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.