Tanggapi Survey MY Institute Soal Program Mo—Novi, Ahli dan Kepala OPD Angkat Bicara

oleh -269 views

SUMBAWA—Hasil survey My Institute menyoroti pemerintahan Drs. H. Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd dengan mengusung tema “Menuju 1 Tahun Kepemimpinan Mo-Novi Membangun Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban”, mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Samawa (UNSA), Ardiyansyah, S.IP. M.Si mengatakan, bahwa 10 program unggulan ini menjadi pertaruhan dan tantangan bagi pemerintah secara on the track. Secara garis besar memang belum bisa untuk dibandingkan karena ini baru menuju 1 tahun pemerintahan dari Mo-Novi. Tentunya dalam publik masih menaruh asa dan harapan yang sangat besar.

Joni Firmansyah, S.IP., MIP–Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menambahkan bahwa pemerintah Sumbawa saat ini harus lebih kreatif dan inovatif. Pemerintah harus dapat melakukan pertemuan ataupun sosialisasi kinerja pemerintah dalam sekali sebulan untuk dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Jangan hanya masyarakat dianggap sebagai objek saja, melainkan juga subjek yang bergerak untuk Sumbawa. Pertemuan dan sosialisasi pun, terutama di tengah Covid-19 bisa diragamkan, misalnya melalui zoom meeting seperti saat ini yang dilakukan oleh MY Institute. Temanya pun bisa seperti “Masyarakat Bertanya, Pemerintah Menjawab”. Dengan begitu ini bisa menjadi upaya pemerintah untuk menyampaikan informasi terbaru terhadap program-program sudah dijalankan dan yang belum dijalankan,” tandasnya.

Joni—sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa 10 program unggulan ini adalah intisari dari visi misi yang diusung oleh pasangan Mo-Novi, sehingga penting juga untuk melihat partisipasi dari demokrasi publik (masyarakat).

Baca Juga  Setelah Kades Sukamulia, Giliran Kades Sempe Dinon-aktifkan

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Dr. Budi Prastiyo, S.Sos., M.AP menambahkan melihat program membuka 10.000 lapangan kerja, bahwa catatan dari penjabaran yang dilakukan MY Institute ini dapat dijadikan catatan untuk sebuah kontribusi.

Harapannya survei ini juga diikuti oleh seluruh kepala perangkat daerah untuk melihat dan mengikuti perkembangan hasil survei seperti ini. Terkait penyediaan 10 ribu lapangan kerja dan sertifikasi bagi tukang batu, las, besi, listrik dan sebagainya bukan sebuah wilayah yang berdiri sendiri dalam pencapaian. Ini melibatkan semua sektor, jasa konstruksi, pengembangan UMKM perdagangan, pertanian dan lainnya.

Kemudian dilihat dari angka optimisme yang mencapai 97%  dan tingkat kepuasan mencapai 83,5% ini, lanjut Doktor Budi, bisa menjadi perhatian bagi semua pihak, sehingga perlu dikawal dan diupayakan bersama dari seluruh sektor daerah yang ada untuk mencapai titik tersebut.

Dwi Rahayu Ratih WS, ST MM Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah dan Wahyu Indrajaya, ST Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa menambahkan bahwa ke-10 program kerja Mo-Novi ini sudah tercantum semua dalam catatan APBD Kabupaten Sumbawa. Sehingga, tidak perlu dikhawatirkan.

Semua program akan diusahakan untuk dilaksanakan hingga akhir masa jabatan Mo-Novi. Namun, pemerintah menyadari bahwa memang dari pihak pemerintah daerah masih kurang melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga menjadi tugas besar bagi pemerintah. (SR)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.