Beberapa Jam Usai Divaksin Lukman Meninggal Dunia, ini Klarifikasi Kadikes

oleh -1.136 views

KOTA BIMA—Pengepul besi bekas, Lukman (34) asal Kabupaten Lombok Timur, meninggal dunia, Selasa (28/12). Warga yang tinggal di Desa Rupe Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima ini tutup usia, setelah beberapa jam mengikuti vaksinasi.

Terungkap dari penjelasan putri korban, Wulandari (17) bahwa korban sebelum divaksin memiliki riwayat penyakit bawaan. Korban sering mengalami sakit kepala. Bahkan sepekan terakhir sering demam.

Sementara sebelum dan sesudah dilakukan penyuntikan dosis vaksin, kata Kadis Kesehatan Faturahman SE., MSi, tahapan dan proses Screening dan observasi sudah sesuai SOP. Saat ditanya tentang riwayat penyakit, korban mengaku tidak ada penyakit dan tidak merasakan apa-apa setelah disuntik.

Apakah meninggal karena vaksin ?, Fathurrahman menjawab, secara global dosis vaksin dipastikan aman. Tetapi dengan catatan sasaran vaksin atau pengguna vaksin, sebelum divaksin harus terbuka menjelaskan apa riwayat penyakit yang diderita. “Kejadian ini sama sekali tidak diinginkan. Prosedur vaksinasi sudah dijalankan sesuai SOP. Termasuk telah dikuatkan dengan dokumentasi,” kata Kadikes.

Korban saat sebelum dan sesudah divaksin, sambungnya menjelaskan, sama sekali tidak menjelaskan dan berterus terang apa riwayat penyakitnya dan tengah mengonsumsi obat jenis apa.

“Program vaksinasi harus tetap jalan karena memang program nasional. Kalaupun ada peristiwa seperti ini. Murni kasuistis dan sama sekali bukan karena akibat dan atau penyebab utama vaksin,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Bima ini.

Baca Juga  Hari Ini, Dr Zakir Naik ke Senaru dan Sembalun

Atas meninggalnya korban, kata Kadikes, pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas dan menolak untuk diotopsi. Korban akan dimakamkan di Lombok Timur tepatnya Desa Segenit.

Terkait pemberangkatan jenazah, pemerintah menanggung semua kebutuhan dan fasilitas yang dibutuhkan. Sementara dari Pihak Polres Bima Kota, juga bersedia dan mengantar almarhum sampai di rumah duka Kabupaten Lombok Timur.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, menyampaikan ikut berduka cita atas meninggalnya almarhum. “Semoga almarhum Khusnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas menerima cobaan ini,” ucap Kapolres Bima Kota, seraya menamabahkan sebagai ucapan belasungkawa terhadap keluarga korban, Kepala PKM Langgudu Najmah, memberikan tali asih uang tunai Rp 2,5 juta. (SR)

 

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.