Waspada ! Dua Warga Lenangguar Terserang Demam Berdarah

oleh -184 views

SUMBAWA—Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kini mulai muncul di wilayah Kecamatan Lenangguar. Hal tersebut menyusul dua warga RT 12 RW 06, Desa Lenangguar, terkena DBD. Saat ini masih dalam perawatan intensif di Puskesmas setempat.

Eni Agus Fitri, Petugas Surveilans Puskesmas Lenangguar, Rabu (22/12), mengakuinya. Disebutkan Eni—sapaan akrabnya, dua penderita DBD itu berasal dari satu rumah. Bahkan ada beberapa rumah lagi yang berpotensi terserang DBD. Untuk mengantisipasinya, Tim Surveilans melakukan tindakan, di antaranya melaksanakan kegiatan PE (Penyelidikan Epidemiologi) DBD dan Survei Jentik, Jumat (17/12) lalu.

“Tim Surveilans dan kawan-kawan melakukan kegiatan ini karena terdapat warga yang terkena Demam Berdarah. Petugas kesehatan dengan seijin kepala rumah tangga langsung memeriksa lingkungan rumah penderita dan penyelidikan di beberapa rumah warga lainnya yang tinggal berdekatan dengan rumah korban,” ungkapnya.

Dari 22 rumah hasil pengamatan langsung petugas kesehatan, kata Eni, masih ditemukan beberapa rumah warga yang berpotensi terserang DBD, karena positif adanya perkembangan nyamuk atau terdapat jentik nyamuk.

“Puluhan rumah yang ada di sekitar rumah pasien DBD termasuk sekolah tempat pasien itu ditemukan adanya jentik nyamuk yang berpotensi munculnya kasus baru DBD,” kata Eni yang didampingi Pirmasari selaku Petugas Promkes, Fuji petugas DBD dan Malaria, Yanti Petugas Kesling, serta Runas dan Devi–perawat Puskesmas Lenangguar.

Agar tidak berkembang, Tim melakukan upaya pemberantasan nyamuk dengan cara fogging. Fogging ini dilaksanakan tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa di dua lokasi yaitu rumah warga yang terkena DBD beserta lingkungan sekitarnya, dan salah satu sekolah di wilayah Desa Lenangguar. Selain itu petugas kesehatan juga membubuhkan larvasida di tempat-tempat yang terdapat jentik sebagai pencegahan perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tinjau Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Lombok

Ia menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mendukung upaya pemerintah mencegah Demam Berdarah dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus. Yaitu Menguras dan Menyikat, Menutup tempat penampungan air, dan Memanfaatkan/mendaur ulang barang bekas, serta Mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk. (Promkes PKM LG)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.