Dukung Vaksinasi Mobile ke Pelosok, UTS dan MVI Berkolaborasi

oleh -97 views

samawarea.com (13 Desember 2021)

SUMBAWA—Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dan Prasetiya Mulya (UPM) berkolaborasi melaunching Mobile Vaccinator Indonesia (MVI). Mobile Vaccinator merupakan terobosan dan inovasi untuk membantu akselerasi vaksin di daerah 3T khususnya di Kabupaten Sumbawa secara mobile (bergerak). Hal ini mengingat mutu vaksin yang harus dijaga pada suhu tertentu dan akses ke desa-desa di Sumbawa menjadi salah satu faktor penyebab tenaga medis dalam menjangkau wilayah tersebut.

Inovasi Mobile Vaccinator ini dilengkapi dengan coolbox vaksin yang bisa sampai minus 20 derajat celcius, di samping panel surya untuk membackup energi yang tentunya memudahkan vaksin dibawa kemanapun dengan mutu yang tetap terjaga. Karenanya, hasil riset kolaborasi ini diharapkan dapat dioptimalkan untuk menjangkau progres vaksin daerah dengan koordinasi antara UTS dengan Dinas Kesehatan yang menjadi komando vaksinasi Sumbawa.

Tim peneliti MVI di antaranya Dr. Zaki Saptari Saldi (UPM), Purba Purnama, Ph.D (UPM), Dr. Nurmalia (UPM), Anastasia Ary Noviyanti, M.Sc (UPM), lalu dari UTS ada M. Hidayatullah, S.Si., M.Sc, Khotibul Umam, S.Si., M.Sc, dan Paris Ali Topan, S.T., M.Eng. Terpilihnya UTS menjadi mitra kolaborasi penelitian MVI ini karena perguruan tinggi tersebut dianggap sebagai kampus teknologi yang telah memiliki track record dalam pengembangan inovasi teknologi yang baik, serta didukung lokasinya yang berada di Sumbawa, masuk dalam kategori 3T.

Baca Juga  Resmikan Terminal Tipe A Mandalika, Ini Arahan Wakil Gubernur NTB

Dalam sambutannya, Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terwujudnya MVI hingga bisa sampai ke Kaki Bukit Olat Maras.

“Kolaborasi Universitas Prasetiya Mulya (UPM) dan UTS telah menghasilkan Mobile Vaccinator Indonesia (MVI) khususnya diperuntukkan untuk daerah-daerah yang belum terjangkau vaksinasi. Terima kasih kepada Kedaireka Matching Fund yang didukung oleh DUDI Nuritek dan Vanadia atas dukungannya. MVI ini akan membantu mengakselerasi vaksinasi di Kab Sumbawa, melalui Dinas Kesehatan yang saat ini sudah mencapai 66%,” ungkapnya.

Integrasi penggunaan MVI untuk vaksin di desa-desa kedepan, lanjut Rektor, akan disinergikan juga dengan para mahasiswa di UKM KSR PMI UTS. “Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Kepala KCD Dikbud NTB yang mewakili Gubernur, Pak Nasrullah Darwis, Pak Varian Bintoro yang mewakili Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Pak Jun, serta para undangan yang hadir. Inilah core inovasi kita, bahwa inovasi itu harus punya dampak manfaat dan terpenting lagi mudah untuk digunakan masyarakat,” pungkasnya. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.