Dapat Program PAMSIMAS, Kapasitas Puluhan Kades di Sumbawa Diperkuat

oleh -155 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Oktober 2021)

Kabupaten Sumbawa kembali mendapat program Pamsimas (Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat). Pada tahun 2021 ini, ada 15 desa yang mendapatkannya. Sejak pertamakali program pusat ini digulirkan pada Tahun 2014 lalu, hingga kini sudah 79 desa di Kabupaten Sumbawa yang menerima program tersebut. Dari 157 desa, masih tersisa 78 desa.

Untuk mendukung suksesnya program tersebut, salah satunya digelar Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa dan Kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Sernu Raya selama tiga hari, 25—27 Oktober 2021 ini diikuti kepala desa dan Ketua BPD se-Kabupaten Sumbawa, serta beberapa camat di wilayah selatan.

Kadis BPMD Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori M.SE, Selasa (26/10) mengatakan, kegiatan penguatan kapasitas pemerintah desa dan kecamatan yang dilaksanakan ini terkait dengan program Pamsimas. Pamsimas merupakan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat yang telah menjadi salah satu program andalan nasional (pemerintah dan pemerintah daerah) untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Pada Tahun 2021 ini ungkapnya, diusulkan sebanyak 27 desa mendapatkan Program Pamsimas. Namun yang direalisasikan hanya 15 desa. Belasan desa ini dinilai memenuhi persyaratan terutama konstribusi desa, sumber air dan penyediaan lahan untuk membangun tower ataupun reservoir.

Untuk mendapatkan program ini, pemerintah desa harus menyediakan sharing anggaran dari APBDes sebesar 10 persen, incash (swadaya masyarakat) 4% dan inkind 16%. “Dari APBN sekitar 350 juta, berarti sharing APBDes sekitar 35 juta, swadaya masyarakat 14 juta, dan inkind atau bantuan masyarakat dalam bentuk tenaga sebesar 56 juta,” bebernya.

Baca Juga  Baguntung Rame dan Batu Akik Meriahkan Festival Moyo 2015

Lebih jauh dijelaskan Ansori—sapan akrab mantan Kadis Kominfotik Sumbawa ini, bahwa program Pamsimas ini bertujuan untuk meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat, meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal (pemerintah daerah maupun masyarakat) dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Selain itu meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. “Digelarnya kegiatan penguatan kapasitas pemerintah desa dan kecamatan ini semata-mata agar program Pamsimas ini berkelanjutan. Karena nantinya ini speenuhnya menjadi asset masyarakat yang dikelola oleh KPSPAMS,” kata pengganti Varian Bintoro ini.

Dengan menjadi asset desa dan masyarakat, lanjut Ansori, dapat dijadikan sebagai kegiatan usaha desa yang tentunya memberikan konstribusi dan menjadi sumber pendapatan desa. “Keberadaan program ini harus berkesinambungan. Ini semua tergantung pemerintah dan masyarakat di desa setempat. Sumber air harus tetap terjaga, salah satu upayanya menjaga kelestarian alam di sekitarnya,” pesan Ansori. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.