Jaringan Irigasi Beringin Sila Butuh Tanah 21,47 Hektar

oleh -559 views
Kasubag Pengadaan Tanah, Bagian Pertanahan Setda Sumbawa, Surbini SE MM

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Oktober 2021)

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa telah membentuk Tim Persiapan Pengadaan Tanah untuk pengembangan jaringan irigasi Bendungan Beringin Sila, Kabupaten Sumbawa. Pembentukan tim ini merupakan kewajiban Pemda Sumbawa melalui leading sektor terkait, menindaklanjuti permohonan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I (BWS-NT I), belum lama ini.

Kabid Pengadaan Tanah Dinas Perkim, Surbini SE., M.Si yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/10), mengatakan, luas tanah yang dibutuhkan untuk pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila berdasarkan hasil survey topografi sekitar 21,47 hektar.

Tanah tersebut berada di wilayah Desa Motong, Desa Tengah, Desa Stowe Brang, wilayah Kecamatan Utan. Dari dokumen perencanaan yang diajukan BWS-Nusa Tenggara I Mataram, ungkap Surbini, lahan seluas 21,47 hektar ini dimiliki oleh 120 orang dengan persil 129 bidang.

“Dari 129 bidang ini, yang telah bersertifikat hak milik (SHM) sebanyak 98 orang (75,97%) dan belum bersertifikat atau masih dalam bentuk sporadic 31 orang (24,03%),” ungkap Surbini.

Pengembangan jaringan irigasi ini jelasnya, terkonsentrasi pada dua saluran sekunder. Yaitu Saluran Sekunder Bukit Tinggi sepanjang sekitar 6.000-an meter dan lebar 15 meter. Kemudian Saluran Sekunder Penyengar (lanjutan) sepanjang 6.500-an meter dan lebar 15 meter.

Disebutkan Surbini, ada 4 tahapan rencana pengadaan tanah pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila ini. Yaitu tahapan perencanaan, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan penyerahan hasil.

Baca Juga  ACT DIY Berangkatkan 6 Truk Kemanusiaan Menuju Palu

Pihaknya saat ini telah melakukan pemberitahuan dan sosialisasi yang merupakan bagian dari tahap persiapan, untuk selanjutnya dilakukan pendataan awal lokasi rencana pembangunan.

“Rencananya kami akan melakukan sosialisasi tatap muka di Desa Motong Kecamatan Utan dengan mengundang semua pemilik lahan yang terkena dampak serta pemerintah kecamatan, desa, dan tokoh masyarakat setempat,” kata Surbini.

Lebih jauh diungkapkan Surbini, bahwa tujuan pembangunan jaringan irigasi Beringin Sila ini di antaranya untuk mengembangkan daerah irigasi baru di wilayah Utan dan atau meningkatkan kondisi daerah irigasi yang ada menjadi beririgasi teknis, memiliki tingkat keandalan pengairan yang cukup dan mudah dalam OP jaringan.

Selain itu sebagian kelebihan air Sungai Utan pada musim hujan perlu disimpan dalam Bendungan Beringin Sila yang akan digunakan untuk menambah air pada jaringan irigasi Beringin Sila di musim kemarau.

Karenanya ia berharap seluruh elemen masyarakat yang terkena dampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap rencana pengembangan jaringan irigasi ini dapat mendukung dan memperlancar proses pengadaan tanah tersebut. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.