Kapolres Sumbawa: Pemberitaan Positif Wujudkan Kondusifitas Daerah

oleh -57 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Oktober 2021)

Kondusifitas daerah menjadi tanggung jawab semua pihak. Karenanya insan pers diminta membantu mewujudkannya melalui pemberitaan-pemberitaan positif. Demikian disampaikan Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho SIK dalam pertemuan silaturahim dengan jajaran pers yang tergabung dalam PWI, IJTI dan SMSI di Ruang Rapat Utama Polres Sumbawa, Jumat (22/10).

Kapolres Esty mengakui bahwa semua berita adalah fakta. Namun tidak semua fakta dapat diberitakan. Seperti berita yang berpotensi menimbulkan konflik dan perpecahan. Untuk wartawan diharapkan dapat menfilter setiap informasi yang hendak dipublis.

“Beritanya benar. Bisa saja menimbulkan pencerahan atau sebaliknya menimbulkan perpecahan. Bisa memunculkan pemahaman, yang belum paham jadi paham. Tapi bisa menimbulkan perselisihan,” kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol. Rafles P. Girsang, SIK, Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel STK dan Kasatlantas, IPTU Samsul Hilal SH serta sejumlah perwira lainnya.

Mantan Kapolres Lombok Tengah ini juga mengingatkan para jurnalis untuk tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Di antaranya membuat berita secara berimbang dan memastikan setiap informasi yang disampaikan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Di bagian lain, Kapolres berharap kemitraan dengan wartawan yang telah terbangun selama ini terus dipupuk dan diperkuat. Harapannya, wartawan dengan jajaran Polres dapat saling mengisi.

Ketua PWI Sumbawa, Zainuddin menyatakan bahwa kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas kewartawanan menjadi harga mati. Salah satu upaya PWI adalah terus berupaya meningkatkan kompetensi para anggotanya melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Dari 40 anggota PWI Sumbawa, baru 13-15 orang yang sudah mengikuti UKW. Sisanya akan diikutkan pada UKW yang rencananya digelar November 2021 dan Juni 2022 mendatang.

Baca Juga  Polisi Indikasikan Penyaluran Kredit Bank NTB Non Prosedural

Dalam pelaksanaannya, PWI Sumbawa bekerja sama dengan Pemda Sumbawa, PWI NTB, Diskominfotik NTB, dan Dinas Perindustrian NTB serta dukungan dari Anggota DPD RI H. Sukisman Azmy yang pernah menjabat sebagai Ketua PWI NTB.

Setelah semua wartawan dinyatakan berkompeten, PWI Sumbawa berencana menerapkan pola seperti di sejumlah daerah lainnya, bahwa semua instansi pemerintah dihimbau untuk tidak lagi melayani wartawan yang belum bersertifikasi.

“Organisasi wartawan di Sumbawa banyak. Yang mengaku-ngaku wartawan juga banyak. Bahkan organisasi di luar wartawan pun pegang kartu pers. Tidak bisa kita tertibkan. Melalui UKW ini kita ingin menjadi pembeda dari mereka,” tandas CEO Samawarea.com ini.

Sementara Koordinator IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Kabupaten Sumbawa, Hendri Sumarto mengatakan, bahwa silaturahim merupakan awal yang baik antara insan pers dengan jajaran Polres Sumbawa. Sebab dua institusi ini memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kondusifitas daerah. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.