Ditegur Saat Pesta Miras, Sekelompok Pemuda Keroyok Anggota Polisi  

oleh -1.251 views

DOMPU, samawarea.com (15 Oktober 2021)

Anggota polisi berinisial S, menderita luka parah di bagian kepala setelah dikeroyok sekelompok pemuda di Cabang Banggo, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Jumat (15/10) sore pukul 17.40 Wita.

Oknum polisi yang bertugas di Polsek Manggalewa ini, langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan medis. Hanya dalam waktu singkat 6 orang terduga dibekuk polisi. Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pengejaran.

Keenam pemuda yang di antaranya pelajar ini adalah DS (19), FR (17), FK (21), dan TH (19)—keempatnya warga Desa Anamia, serta RI (17) dan AD (16)—pelajar asal Desa Soriutu.

Informasi yang diserap media ini menyebutkan, kejadian berawal ketika korban yang berada di dalam rumah mendengar suara anak-anak muda yang berteriak. Karena di depannya, korban keluar dan melihat sekelompok pemuda sedang pesta minuman keras, tepat di depan toko milik korban. Korban menghampiri sekaligus menegur mereka agar tidak minum miras. Teguran itu tak diterima dan meminta korban untuk tidak ikut campur. Percekcokan pun terjadi.

0Tanpa diduga salah seorang dari kelompok itu mengambil sebuah batu langsung memukul korban sebanyak 3 kali. Dua di antaranya mendarat di kepala sebelah kiri korban dan sekali mengenai punggung. Terduga lainnya ikut mengeroyok korban. Warga yang melihat pengeroyokan itu langsung bergerak mengamankan beberapa di antaranya. Bahkan ada yang dihakimi massa.

Baca Juga  Dicurigai Bawa Kabur Istri, Bhabinkamtibmas Mediasi Dua Lelaki

Mendapat informasi ini, Kepala SPKT I Polsek Manggelewa, Safrin bersama anggota meluncur ke TKP, langsung mengamankan 2 terduga pengeroyokan yang telah diamankan warga. Keduanya sempat melawan polisi dan melarikan diri. Namun dikejar dan kembali ditangkap, kemudian diangkut ke Polres Dompu. Sementara terduga lainnya berhasil ditangkap. Dari 8 orang, 6 orang yang sudah diamankan, dua lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolsek Manggelewa IPTU Abdul Malik, SH, membenarkan anggotanya yang menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda. Pengeroyokan itu terjadi karena para pemuda yang sedang pesta miras, keberatan ditegur korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di kepala dengan 8 jahitan serta bengkak dan memar akibat pukulan batu. “Tersisa dua orang terduga yang belum ditangkap. Sekarang masih dicari,” demikian Kapolsek. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.