Peduli Sesama, Warga Usar Mapin Bentuk Lembaga Ruang Sedekah

oleh -38 views

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (7/10/2021)

Masih banyak masyarakat yang secara ekonomi belum merdeka dan membutuhkan uluran tangan. Berangkat dari kondisi ini warga Dusun Gelampar, Desa Usar Mapin, Kecamatan Alas Barat, membentuk Lembaga Ruang Sedekah (LRS) sebagai wadah penyaluran bantuan kepada fakir miskin secara profesional tanpa ada unsur KKN.

Ditemui samawarea.com belum lama ini, Ketua Lembaga Ruang Sedekah, Ariandi mengatakan terbentuknya lembaga tersebut berawal dari kegelisahannya tentang kondisi masyarakat yang masih banyak membutuhkan uluran tangan. Kondisi ini sangat terasa di tengah pandemic covid.

Karena itu mereka tergerak untuk membuat sebuah lembaga dalam upaya membantu masyarakat dari kesulitan ekonomi. “Siapa saja boleh untuk bersedekah dan kami pastikan dalam penyalurannya akan profesional dan amanah, tentunya kepada siapa yang paling membutuhkan tanpa harus melihat siapa dia. Kalau memenuhi syarat, akan kami berikan,” kata Ariandi.

Bukan hanya membantu dalam hal ekonomi, lanjutnya, LRS akan membina mental masyarakat dari segi agama dengan mengadakan pengajian. Setiap penerima manfaat harus bersedia mengikuti pengajian rutin sekali dalam sebulan, agar akhlak masyarakat semakin baik dalam bermasyarakat. “Ini bisa menjadi ruang introspeksi diri dan saling mengingatkan agar masyarakat silaturahminya semakin kuat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam menentukan siapa pemerima manfaat, pihaknya menjalin kerja sama dengan pemerintah. Pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi factual agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Baca Juga  XL Perluas Jaringan 4G LTE di Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto

“Tahap awal kita masih sebatas Dusun Gelampar saja, kedepan kita ikhtiarkan tingkat desa, kecamatan, bahkan kabupaten. Untuk pendistribusian kita akan mulai pada Hari Jumat ini, semoga ini menjadi jumat berkah perantara turunnya rahmat Allah,” tandasnya.

Rencana ke depan, sambungnya, pihaknya telah memikirkan pengembangan program lainnya. Yaitu simpan pinjam 0 bunga. Sebab selama ini warga Dusun Gelampar menjadi sasaran empuk ‘bank rontok’ yang bunganya selangit. Masyarakat Dusun Gelampar banyak yang menjadi nasabahnya karena tidak ada solusi lain dalam mengatasi kondisi ekonominya.

“Kami sangat berharap program ini nantinya bisa berjalan dan membebaskan masyarakat dari bank rontok, rentenir dan sejenisnya,” demikian Arinda. (HEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.