Wujudkan Desa Bersinar, UTS dan Kesbangpoldagri Teken MoU

oleh -75 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18 September 2021)

Tim Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang diwakil Warek III Bidang Riset dan Inovasi, Khotibul Umam, S.Si., M.Sc menggelar pertemuan dengan Kepala Bagian Kerjasama Setda Provinsi, Tri Joko Hartono, Sekban Kesbangpol, Ahmad Yani, dan Yuda Wijaya dari Biro Hukum yang didampingi para staf pemerintahan.

Pertemuan di ruang rapat Setda Provinsi NTB, membahas rancangan perjanjian kerjasama (PKS) antara UTS dan Badan Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) NTB, yang di fasilitasi oleh Setda Provinsi NTB.

Kabag Kerjasama Setda NTB saat membuka pertemuan itu menyambut baik kedatangan Tim UTS. Ia juga memberikan arahan terkait teknis perumusan PKS tersebut. Kegiatan diskusi dilakukan antara UTS dan Badan Kesbangpol, bersama Biro Hukum Setda Provinsi yang bertujuan untuk mendapatkan kesepahaman kerjasama baik dari kontennya, persepsi kerjasama dan analisa hukum.

 

Warek III UTS menyampaikan bahwa dalam Program Merdeka yang sesuai dengan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kuliah di desa selama satu semester. “Mahasiswa kami akan dibekali dengan perkuliahan atau teorinya selama satu bulan, dan selanjutnya mengaplikasikan teori-teori tersebut sesuai dengan program dan kebutuhan desa di tiga bulan berikutnya,” ujar Umam.

Umam juga menyebutkan bahwa program Merdeka ini memiliki 5 program utama, dan program tambahan yang difokuskan pada kondisi masyarakat. “Selain fokus di program utama, mahasiswa juga selalu mengadakan kegiatan seminar maupun sosialisasi yang fokus pada kesehatan fisik dan mental, salah satu yang wajib ada yaitu tentang bahaya narkoba,” tambah Umam.

Baca Juga  Sumbawa Terima Anugerah Daerah Berprestasi DID dari Presiden Jokowi

Ia mengaku selalu mengukur indikator desa sebelum dan sesudah program desa dilakukan. Pihaknya sedang mengusahakan bagaimana mahasiswa yang berperan sebagai stimulant di desa, bisa membantu pengembangan desa dan mendampingi masyarakat dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. “Juga bagaimana menjaga sustainability dari program tersebut,” tambah Umam.

Badan Kesbangpol yang diwakili Sekbanl Ahmad Yani sangat mengapresiasi kerjasama yang telah diinisiasi oleh Bidang Kerjasama Dalam Negeri (KDN) UTS. “Kami berharap bisa membangun sinergi melalui mahasiswa yang turun ke desa, bagaimana cara membina masyarakat, mengajar baik secara ilmu, agama, dan budaya untuk mengalihkan masyarakat dari buruknya pengaruh narkoba,” ujar Yani akrab Sekban disapa

Sekban juga mendukung secara penuh program tersebut. Yakni Kesbangpol provinsi siap hadir dimanapun kegiatan mahasiswa UTS dilaksanakan. Pihaknya juga siap mendampingi terutama untuk program terkait narkoba. Menurutnya,  narkoba menjadi salah satu aspek yang dapat merusak dan menghambat kemajuan desa, dan itu sangat sulit untuk di minimalisir.

Setelah menyamakan beberapa persepsi, draft kerjasama antara UTS dan Kesbangpol yang telah dibahas satu per satu sesuai pasal akhirnya dapat difinalisasi. “Untuk draft PKS ini sudah di sesuaikan dengan kesiapan, kemauan dan kesanggupan Badan Kesbangpol selaku Pihak Pertama dan UTS selaku Pihak Kedua. Jika dikemudian hari ada beberapa Hal yang ingin ditambah maupun dirubah, dapat dilakukan amandemen asalkan kedua pihak menyetujui,” jelas Yuda Wijaya, Kabag Kerjasama.

Baca Juga  Revisi UU MD3 Hanya Berlaku di DPR RI

Diskusi tersebut berakhir dengan disepakatinya Nota Perjanjian Kerja Sama antara UTS dan Kesbangpol. Kedua belah pihak berharap bahwa kerjasama ini membantu dalam memulihkan kondisi masyarakat di beberapa daerah wilayah Sumbawa yang telah masuk dalam zona merah penggunaan narkoba. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.