Diajak Makan Bakso ke Maronge, Gadis 14 Tahun Disetubuhi di Plampang

oleh -12.073 views
Ilustrasi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10 September 2021)

Belum lama kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur terjadi di Kecamatan Empang, kini kasus serupa juga terjadi di Kecamatan Plampang. Dalam menangani kasus itu, pihak Polsek setempat telah mengamankan terduga berinisial JA (19). Diamankannya JA, setelah polisi menerima laporan dari korban berinisial OH (14 tahun).

Menurut informasi yang diperoleh samawarea.com, kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur ini terjadi di rumah kosong, sebuah desa wilayah Kecamatan Plampang, 2 September 2021.

Bermula ketika korban hendak pergi membeli jajan. Tanpa diduga bertemu dengan terduga yang sebelumnya dikenal melalui media sosial Facebook. Terduga langsung mengajak korban menggunakan sepeda motor membeli bakso di Maronge. Bukannya ke Maronge, terduga membawa korban ke sebuah desa di Kecamatan Plampang.

Korban diajak ke rumah kosong. Di tempat itu terduga memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Agar tidak berteriak, terduga membekap mulut korban. Lalu korban diduga disetubuhi sebanyak dua kali. Setelah itu korban diajak terduga ke rumah kakeknya dan menginap di sana. Esok harinya, korban diantar pulang.

Karena korban tidak pulang dalam semalam, membuat orang tua korban curiga dan keberatan. Saat itu juga keluarga korban melaporkan terduga ke Polsek Plampang. “Laporannya sudah diterima dan penanganannya diarahkan ke Unit PPA Polres Sumbawa,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Akmal Novian Reza SIK didampingi Kanit PPA, AIPTU Arifin Setioko S.Sos, Jumat (10/9).

Baca Juga  Lima Kasus Pembunuhan Jadi Atensi Kapolres Sumbawa

Untuk proses lebih lanjut, kata Kasat Akmal, terduga sudah diamankan. Selain itu korban sudah dimintai keterangan dan dilakukan visum et repertum (VER). “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, dan sekarang masih berproses,” pungkasnya. (SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.