Masyarakat Gili Trawangan: Lindungi Kami Pak Gubernur

oleh -36 views

LOMBOK UTARA, samawarea.com (31 Juli 2021)

Masyarakat Gili Terawangan menyampaikan harapannya kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, saat kunjungan dan silaturahmi ke Desa Gili Indah Kabupaten Lombok Utara (KLI), Jum’at (30/7/2021).

Beberapa di antara perwakilan masyarakat saat dialog menyampaikan curahan hatinya kepada Doktor Zul sapaan Gubernur, mengenai lahan seluas 65 Ha milik Pemrov NTB yang dikelola oleh PT. GTI.

Kepala Dusun Gili Terawangan, Husni menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan Gubernur NTB. “Baru kali ini kami bisa berdialog dengan Gubernur Zulkieflimansyah,” katanya.

Apalagi dengan adanya persoalan ini, kedatangan Gubernur mampu memberikan ketenangan secara psikologi kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat yang telah menempati Gili Trawangan, diberikan sertifikat sebagai bukti keberpihakan negara terhadap rakyatnya. “Termasuk persoalan GTI ini juga pemerintah berpihak kepada masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Hadi salah seorang warga, meminta Gubernur meninjau kembali tentang asal muasal dan kepemilikan HGU sehingga terbit izin kontrak kepada GTI. “Agar keputusan tentang pengelolaan lahan berpihak kepada masyarakat. Karena sejak nenek moyang banyak generasi seangkatan saya lahir dan besar di Gili Trawangan,” kata Hadi.

Mewakili kaum perempuan, Dilla (37) warga Gili, meminta pemerintah bersama Gubernur melindungi hak-haknya sebagai warga negara. “Kami mohon sebagai masyarakat lindungi kami Pak Gubernur, kami lahir dan besar di sini,” curhatnya.

Betapa tidak nyamannya anak-anak yang akan menempuh pendidikan di Gili Trawangan ini. Masa depan anak-anak sangat tergantung dari penyelesaian masalah ini. “Begitupun keinginan masyarakat untuk tenang mencari nafkah,” imbuhnya.

Baca Juga  TBA Sasar Masyarakat Berhasil, Giliran TBA ASN Dilaunching

Hal senada disampikan Hasan, Koordinator Komite Sekolah se-Gili Trawangan. Ia mengaku bahwa ada 3 sekolah tingkat TK/PAUD, SD, SMP dan SMA dengan jumlah siswa 450 peserta didik. Ia menilai bila persoalan ini berlanjut maka proses pendidikan akan terganggu.

Ia pun berharap agar persoalan PT. GTI dapat terselesaikan dengan memihak kepada kepentingan anak-anak bangsa ini. “Anak-anak ini generasi penerus bangsa. Mari kita jaga dan rawat mereka. Masa depan anak-anak dan Gili Trawangan ada pada pemerintah. Kami yakin pemerintah melindungi masyarakatnya,” cetusnya.

Lain halnya dengan Ady, ia menegaskan lebih baik putus kontrak daripada tetap mempertahankan adendum. “PT. GTI ini sudah melanggar kesepakatan, maka GTI wajib putus kontrak. Ini keinginan rakyat,” pintanya.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menanggapi dengan penuh keramahan atas pertanyaan masyarakatnya. Ia menegaskan akan terus berusaha dan berjuang membela dan berpihak kepada aturan dan kesepatan untuk melindungi dan memberikan rasa aman masyarakat. “Kami akan selesaikan dengan baik secara bertahap, satu persatu benang kusut ini,” ucap Doktor Zul.

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan menjaga keadaan agar tetap kondusif. Masyarakat dapat menyampaikan semua aspirasinya. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.