Giliran Fraksi HANURA Desak Bentuk Pansus Pasar Seketeng

oleh -193 views
Sekretaris DPC Hanura Kabupaten Sumbawa, Muhammad Yamin SE., M.Si

Pemda Tidak Tegas dan Lakukan Pembiaran

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Juli 2021)

Desakan pembentukan Pansus Pasar Seketeng terus bergulir. Kali ini desakan tersebut datang dari Fraksi Hanura DPRD Sumbawa. Sebelumnya beberapa fraksi juga bersikap sama. Di antaranya Fraksi Nasdem, Demokrat, PAN, PKB dan Gerindra.

Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumbawa, Muhammad Yamin SE., M.Si, menyatakan sangat mendukung beberapa fraksi yang mengusulkan agar dibentuknya Pansus Pasar Seketeng.

Sebab fraksinya melihat mulai sisi perencanaan awal sampai implementasi (penggunaan) pasar, masih belum beres. Dan ketidakberesan ini terkesan dibiarkan oleh Pemda Sumbawa melalui leading sektor terkait karena belum ada tindakan kongkrit dan tegas.

“Pemda melakukan pembiaraan terhadap penguasaan sepihak kios dan lapak. Tidak heran kalau dengan cara semi penyerobotan asset daerah oleh oknum-oknum tertentu dilakukan dengan mudah dan gampang, sehingga tidak terdata secara akurat,” tukas Yamin Abe—sapaan politisi yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumbawa, Kamis (8/7).

Kepemilikan lebih dari satu kios atau lapak dengan orang yang sama, ungkap Yamin Abe, menjadi lumrah karena prosesnya memang sengaja dibiarkan Pemda yang tidak mau melakukan penertiban dengan sepenuh hati.

Untuk itu Pansus menjadi solusi dalam mengungkap ketidakberesan tersebut. Sebab menurut Yamin Abe, selama ini kesepakatan-kesepakatan yang dilahirkan dari hasil pertemuan antara OPD terkait dengan Komisi 2 DPRD yang membidangi masalah pasar, tidak satupun yang diindahkan oleh eksekutif.

Baca Juga  Dukcapil KSB Siap Penuhi Target Pusat Pengurusan E-KTP

Eksekutif mengabaikannya, sehingga Fraksi Hanura menilai hal itu sebagai bentuk kurangnya penghargaan kepada lembaga DPRD. “Rekomendasi-rekomendasi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi atau gabungan komisi selalu ditandatangani oleh pimpinan DPRD. Jika hal tersebut tidak dihargai, maka sama dengan tidak menghargai lembaga DPRD sendiri,” sesalnya.

Ia berharap Pansus secepatnya dibentuk agar permasalahan Pasar Seketeng tidak berlarut-larut. “Ibarat penyakit, jangan tunggu sudah kronis baru diobati. Jika terus dibiarkan sama dengan memelihara masalah, karena nanti pemerintah juga yang kesulitan untuk mengatasinya,” demikian politisi yang sudah empat periode menjabat Anggota DPRD Sumbawa ini. (SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.