Tenggelam, Ayah dan Anak Terombang-ambing di Laut Hindia

oleh -123 views

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (11/6/2021)

Amaq Sukar (65) dan anaknya, Haldi (16) nelayan Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, nyaris pulang tinggal nama. Keduanya terombang-ambing di laut Samudera Hindia, setelah sampan yang digunakan untuk mencari ikan, tenggelam, Kamis (10/6).

Beruntung, keduanya diselamatkan nelayan asal Kelongkong, Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah. Keduanya dievakuasi ke atas perahu, sedangkan sampannya ditinggalkan dalam kondisi karam.

Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Lombok Tengah, yang mendapat laporan langsung bertindak dengan melakukan evakuasi terhadap sampan milik Amaq Sukar.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kasat Polairud, IPTU Acim menjelaskan, pada Hari Rabu tanggal 9 Juni 2021, sekitar pukul 15.00 Wita, korban bersama anaknya berangkat mencari ikan menggunakan sampan jenis Cilacap menuju perairan Samudera Hindia.

“Saat di perjalanan, sekitar pukul 16.00 Wita, terjadi cuaca buruk yang membuat kayu kantir Perahu Cilacap milik korban terlepas. Kemudian perahu yang digunakan korban karam separuh,” jelas Acim.

Selanjutnya, pada Hari Kamis tanggal 10 Juni, sekitar pukul 06.00 Wita, korban ditemukan oleh sesama nelayan dalam keadaan selamat terombang-ambing di tengah laut. Korban dibantu nelayan asal Lombok Tengah yang kebetulan melintas. Sekitar pukul 09.00 Wita, sampan korban berhasil dievakuasi dari TKP lalu diseret menuju Pelabuhan Awang.

“Tindakan yang kami lakukan adalah koordinasi dengan keluarga korban dan nelayan setempat guna membantu evakuasi korban. Selanjutnya korban dibawa pulang oleh keluarga menggunakan mobil Pick-up,” tutup Kasat Polairud. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Ratusan Personil Dikerahkan Amankan Pelantikan Kades Terpilih