Hutan Kenali Lenangguar Dibabat, Petani Resah   

oleh -133 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (11/6/2021)

Hutan Kenali Desa Lenangguar Kecamatan Lenangguar Kabupaten Sumbawa, kini dirambah. Aksi penebangan kayu cukup massif. Meski wilayah itu berada dio luar kawasan hutan lindung, namun warga setempat terutama para petani keberatan dan mengecam perambahan ini.

Terlebih penebangan itu diyakini tanpa ijin. Belum lama ini petugas dari KPH bersama TNI, pemerintah desa dan masyarakat menemukan sekitar satu kubik kayu dalam bentuk keping di wilayah hutan tersebut. Namun di lokasi tidak didapati pemilik atau pelaku penebangan kayu jenis Garu itu.

Zukri Rahmat—pemilik lahan di wilayah Kenali, mengaku sangat keberatan adanya aksi penebangan baik di Orong Kerato, Orong Suli maupun Kokar Pegalang. “Kami minta pemerintah dan aparat terkait lainnya bisa memahami ini. Kami tidak mau main hakim sendiri. Tapi kami minta ini tidak dibiarkan,” tegasnya mewakili petani lainnya, Jumat (11/6).

Ia berharap pemerintah tidak menutup mata dengan adanya persoalan ini. Di sisi lain, Gubernur NTB juga sudah mengeluarkan moratorium pengiriman kayu ke luar Kabupaten Sumbawa.

Kepala Desa Lenangguar, Asraruddin yang dikonfirmasi membenarkan adanya temuan kayu dalam bentuk keping itu menumpuk di wilayah Hutan Kenali. Ia mengaku lokasi penebangan itu di luar kawasan hutan, namun penebangan kayunya dilarang.

Apabila penebangan itu dibiarkan, ancaman longsor ke sejumlah area pertanian di sekitar Hutan Kenali bakal terjadi. “Sudah ada kesepakatan tahun lalu, wilayah tersebut tidak boleh digarap,” tandasnya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tinjau Posko Evakuasi Lion Air JT-610 di Tanjung Priok

Kades berharap semua pihak khususnya masyarakat Desa Lenangguar dapat menjaga kelestarian di sekitar wilayah Kenali. Karena sudah ada tanda-tanda struktur tanahnya terbelah atau longsor. “Semoga ke depan lebih kita perhatikan kelestarian wilayah ini supaya tidak terjadi longsor,” pinta Kades. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb