Sudah Diperingatkan Tapi Masih Beraktivitas, Pasar Malam Dibubar Paksa

oleh -207 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13/5/2021)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa yang diback puluhan personil gabungan TNI, Polri, dan Brimob Kompi I Bataliyon B Por, membubarkan secara paksa Pasar Malam di Taman Kerato Kecamatan Unter Iwes, Selasa (11/5/2021) malam. Tindakan tegas yang dipimpin Kasat Pol PP ini dilakukan karena kegiatan itu tidak mengantongi surat ijin resmi.

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos, M.Si mengatakan, penertiban expo (pasar malam) ini melibatkan tim gabungan dari berbagai institusi. Tim telah memberi peringatan agar semua aktivitas di lokasi itu dihentikan karena telah melewati batas waktu, mengingat masih dalam suasana pandemic Covid-19. Kegiatan itu berlangsung aman dan lancar. Tim ikut membantu para pedagang untuk membereskan barang dagangannya.

Sementara Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, S.IK, MH., melalui Kasubbag Humas AKP Sumardi S.Sos menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan back up atau pengamanan terhadap kegiatan Sat Pol PP dalam pelaksanaan pembongkaran dan pembubaran pasar malam di Taman Kerato.

Kegiatan pasar malam tersebut, sambung Sumardi, hanya memegang surat rekomendasi dari Kecamatan. Namun surat rekomendasi tersebut bukan merupakan surat ijin resmi dan tidak memiliki kekuatan hukum tetap, karena Pemda maupun Kepolisian tidak mengeluarkan atau memberikan ijin di masa Pandemi covid-19.

Hal ini mengingat pasar malam tersebut dapat menimbulkan kerumunan massa dan ditambah masih tingginya angka penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumbawa. “Sebelumnya pasar malam ini sudah dari jauh-jauh hari diberikan himbauan untuk dibubarkan namun tidak juga dilaksanakan atau diindahkan, hingga akhirnya harus diambil tindakan tegas,” tandasnya.

Baca Juga  Mahasiswa KKL UNSA Sukseskan Festival Pesona Prajak

Dalam pembubaran tersebut, petugas gabungan tetap mengutamakan SOP dengan menerapkan cara-cara humanis, menghimbau para pengunjung untuk membubarkan diri dan para pedagang untuk membongkar sendiri lapak masing-masing. “Kegiatan tersebut merupakan upaya pihak Kepolisian bersama Pemkab Sumbawa untuk mencegah meningkatnya penularan Covid-19,” demikian Sumardi. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb