Pasca David Ditombak, Massa Nyaris Bakar Rumah Terduga

oleh -1.094 views

BIMA, samawarea.com (4/5/2021)

Pasca penganiayaan David Sami’un (47), situasi Dusun Kananga Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima sempat mencekam, Senin (3/5).

Pasalnya keluarga korban menuntut balas atas tindakan kedua terduga AN dan FN.
Terduga yang sempat kabur dicari.

Karena tidak ditemukan, massa melampiaskan kemarahannya dengan merusak kediaman para terduga. Namun aksi massa berhasil dicegah dan dihalau anggota Polsek Woha.

Namun gerakan massa kembali terulang akibat beredarnya kabar dari sumber yang tidak jelas yang menyatakan korban telah meninggal dunia.

Akibatnya, keluarga korban kembali melakukan pengerusakan dan berupaya untuk melakukan pembakaran terhadap rumah para terduga pelaku.

“Lagi lagi dapat dihalau oleh anggota Polsek Woha yang dipimpin langsung oleh Kapolseknya,” kata Kapolres Bima, AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, SIK, melalui Paur Humas, IPTU Adib Widayaka, Selasa (4/5).

Sementara di tempat berbeda ungkap Adib–sapaan Paur Humas, anggota terus melakukan pengejaran terhadap terduga dan akhirnya membuahkan hasil.

Keduanya ditangkap pukul 13.20 Wita atau sejam setelah kejadian. Kini kedua terduga telah diamankan di Polres Bima guna proses lebih lanjut.

Selanjutnya Polres Bima menerjunkan Tim Inafis Sat Reskrim untuk melakukan olah TKP.

Kapolres kutip Adib, meminta keluarga korban dan warga, agar mempercayakan sepenuhnya penyelesaian kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Apalagi kedua terduga pelaku telah diamankan.

“Dihimbau kepada keluarga korban dan warga lainnya agar tidak mudah terprovokasi dengan adanya isu-isu hoax yang kemungkinan akan disebarkan oleh pihak tertentu,” pinta Adib.

Baca Juga  Tangkap Pengedar, Polisi Temukan Shabu dan Pil Ekstasi

Seperti diberitakan, David Sami’un (47) bersimbah darah. Warga Dusun Kananga Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima ini mengalami beberapa luka tusukan di bagian dada dan punggung.

Kondisi yang dialaminya ini akibat dikeroyok oleh dua orang pemuda yang diketahui berinisial AN (23) dan FN (25) warga dusun yang sama, Senin (3/5) siang kemarin. Korban diserang menggunakan tombak. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb