Istri Bekerja, Ayah Garap Anak Tiri Hingga Hamil

oleh -887 views

LOMBOK UTARA, samawarea.com (13/4/2021)

Perbuatan RH (41) sungguh bejat. Warga Kabupaten Lombok Utara ini tega mencabuli anak tirinya yang masih di bawah umur. Korban yang berusia 14 tahun digarap berkali kali sejak Tahun 2020 lalu. Akibatnya korban dinyatakan hamil 5 bulan.

Kini pria asal Kecamatan Kayangan ini dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Utara (Lotara) dan bakal mendekam cukup lama di balik jeruji besi.

Terduga ini dijerat UU Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 76D dan Pasal 81 Ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH dalam keterangan persnya, Senin (12/4), menuturkan, RH melakukan aksi bejatnya sejak Bulan Oktober 2020, dan terakhir pada 25 Maret 2021.

Hal tersebut dilakukan RH di rumah kos yang mereka tempati di Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

Kendati tempat kejadian perkara (TKP) di Bali, Polres Lotara menangkap tersangka demi keamanan korban yang diketahui saat ini berdomisili di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.

“Karena khawatir terhadap keselamatan korban, maka segera kami lakukan penangkapan pelaku, meskipun TKP di Bali, ini harus kami atensi dan kami tetap berkoordinasi dengan Polda Bali,” tegas AKBP Feri.

Kepada pihak kepolisian, RH mengaku melakukan perbuatan bejatnya saat sang istri (ibu korban) berangkat bekerja menjadi pengumpul barang bekas. Setelah delapan tahun menikah dengan ibu korban, RH lantas melampiaskan birahinya terhadap korban.

Baca Juga  TKW Desa Songkar Tewas Dalam Kecelakaan di Saudi

“RH melakukan perbuatan bejatnya saat istrinya bekerja, pelaku yang tinggal serumah dengan korban memaksa korban untuk memenuhi birahinya, jika tidak korban diintimidasi dengan ancaman,” timpal Kasat Reskrim Polres Lotara AKP Anton Rama Putra, S.H S.I.K.

Selama ini, korban bungkam lantaran RH mengancam akan membunuh korban jika berani membuka mulut (bercerita).

Sebenarnya sejak awal korban selalu menolak melayani nafsu bejat sang ayah tirinya ini, namun karena ancaman tersebut, korban terpaksa menurut. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb