Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Tanah Relokasi Banjir Kota Bima Divonis

oleh -90 views

MATARAM, samawarea.com (6/4/2021)

Sidang Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Tanah Relokasi Banjir Kota Bima Tahun Anggaran 2017 di Pengadilan Tipikor PN Mataram, berakhir Selasa (6/4). Pada sidang terakhir ini, majelis hakim setempat menjatuhkan vonis terhadap dua orang terdakwa, Ir. Hamdan dan Drs. Usman. Sidang putusan ini dihadiri JPU Hasan Basri, SH., MH, dan Fajar Alamsyah Malo, SH serta Pengacara para terdakwa.

Dalam putusan itu, Ir. Hamdan divonis pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 200 juta. Jika denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.

Sedangkan Drs. Usman divonis selama 5 tahun 6 bulan dan denda Rp 200 juta. Selain itu terdakwa ini dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp 1,6 milyar. Jika tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan sesudah putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. Dan ketika terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Kepala Kejaksaan Tinggi NTB melalui Kasi Penkum, Dedi Irawan SH MH dalam keterangan persnya mengatakan, dalam persidangan itu, kedua terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Terhadap putusan hakim, para terdakwa melalui kuasa hukumnya langsung menyatakan banding, sedangkan JPU menyatakan pikir pikir. (SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Diduga Terlibat Pencurian, 3 Orang Diamankan Polisi