Penumpang Bus “Rasa Sayang” Meninggal Dalam Perjalanan Kayangan-Tano

oleh -1.218 views

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (4/4/2021)

Penumpang Bus Rasa Sayang jurusan Surabaya—Bima menghembuskan napas terakhir dalam penyeberangan Kayangan—Tano, Jumat (2/4/2021) sore pukul 17.40 Wita. Penumpang perempuan ini diketahui bernama Nurhayati (31) asal Dusun Rasanae Utara, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Saat bersandar di Pelabuhan Poto Tano, jenazah korban dievakuasi pihak Polres Sumbawa Barat lalu dibawa ke Puskesmas Tano untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya dijemput pihak keluarga untuk dibawa ke Dompu.

“Setelah mendapatkan laporan dari sopir bus, anggota Piket Reskrim dan anggota Identifikasi Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat menuju TKP,” kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono, SIK,. MH melalui Paur Subbag Humas, IPDA Eddy Sobandi, S.Sos, Sabtu (3/4).

Eddy menjelaskan, dari keterangan sopir bus, Hayurdin (50) asal Kabupaten Bima, korban sudah mengalami sakit dari perjalanan lintas Pelabuhan Padang Bae menuju Lembar. Korban mengalami sakit perut, muntah-muntah dan sesak nafas. Sesampainya di Pelabuhan Kayangan, Bus yang ditumpangi korban naik Kapal Ferry KMP Marina Quinta menuju Pelabuhan Poto Tano. Dalam perjalanan laut ini, korban yang beristirahat di dalam Bus Rasa Sayang menghembuskan napas terakhir.

Sopir bus langsung berkoordinasi dengan Polsek KP3 Poto Tano. Setibanya di Pelabuhan, korban dibawa ke Puskesmas setempat untuk pemeriksaan awal. Dari Keterangan Dokter Salwan Ribama, tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun luka lebam di tubuh jenazah. Selanjutnya jenazah korban dijemput pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka yang berada di Desa Woja Kabuputen Dompu. (SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Dua Pencuri Motor dan 4 Penadah Digulung Puma, 7 Motor Diamankan