Rektor Pertama IISBUD Kembali Dipercaya Jabat Rektor ketiga

oleh -283 views

MATARAM, samawarea.com (30/3/2021)

Dr. Ahmad Yamin SH., MH kembali dipercaya untuk menjabat Rektor Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (IISBUD) Samawa Rea (Sarea) periode 2021—2024. Dr. Ahmad Yamin sebelumnya merupakan Rektor pertama IISBUD Sarea. Karena melanjutkan study, Yung—sapaannya digantikan Miftahul Arzak S.I.Kom., MA. Kini Yung adalah Rektor ketiga sejak berdirinya IISBUD beberapa tahun lalu.

Serah terima jabatan Rektor IISBUD dari Miftah ke Yung berlangsung di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (30/3). Sertijab Rektor ini dipimpin oleh Ketua Yayasan Dea Mas, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan yang disapa Bunda Niken ini mengatakan bahwa pengelolaan organisasi termasuk perguruan tinggi merupakan sebuah tantangan. Ia berharap dengan hadirnya rektor baru di IISBUD dapat menjadi angin segar untuk pengelolaan institut yang lebih baik kedepannya.

“Dalam mengelola organisasi terutama sebuah kampus agar dapat sesuai dengan jalannya adalah sebuah tantangan. IISBUD sudah berdiri sejak beberapa tahun yang lalu. Insya Allah di tangan rektor yang baru akan semakin baik penanganannya,” ujar Bunda Niken.

Mengenai tantangan yang harus dihadapi oleh IISBUD untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, Bunda Niken berharap agar dapat disiapkan berbagai pembekalan bagi mahasiswa, bukan hanya literasi baca, tetapi literasi mengolah data, literasi teknologi dan literasi kemanusiaan harus diutamakan.

“Kita harapkan dari sisi pendidikan dan kualitas  IISBUD semakin bertambah, selain itu dari sisi penelitian dan pengembangan kita harapkan IISBUD sebagai kampus sosial di Sumbawa dapat memberikan kontribusi yang up to date, permasalahan sosial senantiasa dapat berganti setiap hari dan kita dapat memberikan solusi dan analisanya,” tutur Ketua Yayasan Dea Mas ini.

Baca Juga  Dukung BDR di Masa Pandemi, Polsubsektor Badas Sediakan Wifii Gratis

Selain itu, Bunda Niken juga menekankan pada pengabdian ke masyarakat harus terus ditingkatkan. “Alhamdulillah pada periode lalu sudah dilakukan dengan cukup baik dan bisa ditingkatkan. Bagaiamana kita memberikan kontribusi ke masyarakat yang masih perlu dibantu dan didukung,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor IISBUD Samawa Rea, Dr. Ahmad Yamin, SH.,MH telah merencanakan untuk melakukan pengembangan terhadap respon masyarakat mengenai industrialisasi.

“Kalau kita berbicara industrialisasi pasti kaitannya dengan pembangunan ekonomi dan lain-lain. Nah  ketika industrialisasi dibuat masyarakat itu ikut serta, itulah yang masuk dalam kajian-kajian sosial budaya,” jelasnya.

Senada dengan Bunda Niken, Ahmad Yamin juga mengharapkan agar mashasiwa dan mahasiswi dapat melihat berbagai keadaan sekitar. Salah satunya perkembangan revolusi industri 4.0 agar sebisa mungkin mengikuti dan beradaptasi dengan perkembangannya.

“Dari Kemendikbud mengedepankan Kampus Merdeka, tentunya tidak hanya berhubungan dengan ilmu dari background mereka, tetapi juga harus melihat keadaan keadaan di sekitar,” tutupnya. (SR)

dukacita dukacita bankntb