Ungkap Misteri Kehamilan 5 Bulan, Setelah Tetangga, Polisi Amankan Paman Korban

oleh -1.296 views
Ilustrasi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7/3/2021)

Kehamilan lima bulan yang dialami AT (16 tahun) pelajar SMA di Sumbawa, masih menjadi misteri. Dalam mengungkap kasus dugaan pencabulan tersebut, penyidik Unit PPA Reskrim Polres Sumbawa telah mengamankan dua orang. Yaitu SL (40) tetangga korban, kemudian JN (60) paman korban. Dua nama ini yang disebut korban saat dimintai keterangan oleh penyidik. Meski demikian, dari keterangan dua orang terduga ini, tidak singkron dengan usia kehamilan korban.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Akmal Novian Reza SIK didampingi Kanit PPA, AIPDA Arifin Setioko S.Sos, Sabtu (6/3), mengakui telah dua orang yang diamankan. Sebelumnya, pihaknya mengamakan SL—tetangga korban. SL mengakui pernah menyetubuhi korban dua kali yakni Bulan Desember 2020 dan Januari 2021, dan ini sama dengan pengakuan korban.

Jika dikaitkan dengan usia kehamilan korban sekitar 5 bulan lebih, sangat tidak singkron. Sebab persetubuhan yang dilakukan SL terhadap korban baru berlangsung 3—4 bulan yang lalu. Terhadap hal itu, penyidik terus mendalami penyidikan. Sehingga muncul satu nama yang disebutkan korban yakni JN—paman korban yang berusia 60 tahun. Kepada penyidik, JN membantah pernah menyetubuhi korban. Hanya sekitar Tahun 2017 lalu, pernah memeluk korban. Saat itu kejadiannya di rumah JN.

Sejauh ini ungkap Arifin, pihaknya masih meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan untuk terduga SL. Sebab SL diduga melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Dari keterangan korban dan terduga, kasus itu pertamakali terjadi di Bulan Desember 2020 sekitar pukul 08.00 Wita. Ketika itu korban sedang berada di dapur. Kebetulan rumah dalam keadaan kosong karena orangtuanya berada di ladang. Terduga masuk ke rumah lalu menutup mulut korban dari belakang dan dipaksa masuk kamar. Di tempat itu korban disetubuhi.

Baca Juga  Deteksi Dini TNI/Polri Faktor Kondusifitas Pilkada Sumbawa

Aksi terduga kembali terulang Januari 2021. Saat itu korban sedang tidur di kamar ayahnya. Korban terjaga setelah mulut dibekap dan terduga sudah menindihnya. Dalam dua kejadian itu korban tidak mampu melawan karena takut, sebab terduga membawa pisau yang diselipkan di pinggangnya. Lama berselang, korban hamil. Ini terungkap setelah kakak ipar korban melihat perubahan fisik korban. Selain pucat, kurus, dan pendiam, juga suka makan asam-asaman. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku.

Didampingi kakak dan iparnya, korban melaporkan terduga ke Polres Sumbawa. Untuk memastikan usia kehamilan korban, dilakukan pemeriksaan medis dan terungkap hamil 5 bulan. Yang janggal, tidak singkronnya perbuatan terduga dengan usia kehamilan korban. Apalagi korban memberikan keterangan yang berubah-ubah. Karenanya, polisi sempat meminta bantuan psikolog untuk mendampingi korban. (SR)

dukacita dukacita bankntb