Kenalan di Medsos Lalu Ajak Bertemu, Perempuan ini Dirampok

oleh -4.163 views

LOMBOK BARAT, samawarea.com (5/3/2021)

Ini peringatan bagi masyarakat agar waspada berkenalan di media sosial (Medsos). Modus pura-pura baik di awal kenalan dan selanjutnya mengincar barang korban. Seperti yang dialami wanita berinisial EH (38 tahun) warga Desa Sukomaju Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dia menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Desa Duman, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat.

Awalnya, korban dan pelaku berkenalan di salah satu aplikasi Medsos. Setelah berkenalan singkat, keduanya janjian untuk bertemu. Tepatnya Rabu (3/3/2021) malam sekitar pukul 20.00 Wita, keduanya bertemu di salah satu tempat di Monjok. Selang sejam, menggunakan motor masing-masing, korban dan pelaku beranjak menuju Desa Duman Kecamatan Lingsar.

Saat di depan kuburan Duman, tiba-tiba pelaku meminta korban berhenti. Pelaku memaksa korban menyerahkan motor dan seluruh barang yang dibawa. Korban pun kaget dan secara spontan menekan gas motornya berupaya kabur. Karena panik, laju kendaraan korban hilang keseimbangan membuatnya jatuh tersungkur di jalan. Tapi korban masih sempat membuang kunci motornya ke semak-semak.

“Perempuan ini asal Banyuwangi tapi menetap di Denpasar. Dia ada kerjaan di sini sekarang menjadi korban perampokan. Pelakunya orang yang baru dia kenal di medsos,’’ ungkap Kapolsek Lingsar, AKP Dewi Komalasari, Jumat (5/3/2021).

Karena kunci motor korban tidak ditemukan, pelaku membawa kabur tas korban yang berisikan handphone, SIM, STNK dan uang tunai Rp 150 ribu. Pelaku setelah itu meninggalkan korban yang mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan dan lecet tangan kanan. ‘’Wajah korban juga robek di pelipis kiri dan pendarahan ringan di kepala,’’ imbuhnya.

Baca Juga  Lahan Perhutani Terbakar, Timgab Terjun Padamkan Api

Sekitar 30 menit kemudian, korban ditemukan salah seorang warga, lalu meminta bantuan warga lainnya mengevakuasi korban ke rumah sakit. Kejadian ini langsung viral di medsos yang menyebut EH adalah korban jambret di Duman.

Polsek Lingsar menindaklanjuti kejadian ini. Selanjutnya meminta keterangan saksi dan korban serta membuat laporan polisi. Dari hasil penyelidikan, AKP Dewi mengungkap kejadian tersebut mirip dengan beberapa kasus sebelumnya. Polisi menduga, pelaku bukan orang sembarangan, melainkan sindikat dengan langkah terencana.

Modusnya dengan menargetkan orang tertentu yang diajak kenalan di media sosial. ‘’Disinyalir pelakunya dari sindikat tertentu. Karena korbannya sudah jelas ditargetkan dan ada kemiripan dengan kejadian sebelumnya,’’ katanya.

Dari kasus terbaru ini, pihaknya berupaya mengungkap pelakunya. ‘’Kita lakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap pelakunya. Kita tidak ingin ini terulang lagi dengan modus yang sama. Warga masyarakat juga kita minta untuk berhati-hati. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal di medsos,’’ harapnya. (SR)

dukacita dukacita bankntb