Pameran KKI “Eksotisme Lombok” di Mandalika Dihadiri Sejumlah Menteri

oleh -52 views

MATARAM, samawarea.com (3/3/2021)

Bank Indonesia (BI) kembali membuka pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) sesi I yang bertajuk “Eksotisme Lombok” untuk mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata yang dibuka secara virtual di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Rabu (3/3).

Pembukaan pameran KKI itu disaksikan secara daring oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Menteri Komunikasi,  Informatika Johnny G Plate.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan, pameran kali ini mengangkat tema “Eksotisme Lombok” untuk mendorong dan mengenalkan berbagai produk-produk UMKM masyarakat Lombok yang didukung penuh oleh kementerian lembaga. Tentu pengembangan produk UMKM dengan memanfaatkan inovasi digitalisasi teknologi yang berkembang saat ini.

Pameran ini akan digelar selama sebulan penuh di NTB, sejak 3-31 Maret 2021. “Hari ini adalah milik para UMKM masyarakat NTB. Mari kita mulai beli dan belanja produk-produk hasil karya UMKM masyarakat NTB. Karena kami yakin bahwa UMKM adalah pilar yang sangat penting untuk ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur BI juga memborong produk perhiasan dan kerajinan mutiara yang diproduksi oleh UMKM Indah Mutiara Lombok dengan melakukan transaksi pembelian langsung kepada owner perhiasan mutiara. “Saya juga mengajak para kementerian dan lembaga untuk bersama-sama membeli produk-produk NTB,” ajaknya.

Baca Juga  NTB Expo Ajang Kembangkan Jaringan Bisnis UMKM

Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dinilai memiliki kekayaaan akan produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM) yang telah berhasil menembus pasar-pasar nasional maupun internasional.

Gubernur NTB, Dr. H Zulkieflimansyah mengapresiasi terobosan Bank Indonesia sebagai platform untuk mendorong, mengangkat, dan membesarkan UMKM Indonesia, baik ditingkat nasional hingga global. Terutama manfaat yang dirasakan oleh para pelaku UMKM/IKM di NTB untuk terus mengembangkan dan meningkatkan berbagai hasil produk-produk yang berkualitas dan membanggakan.

“Eksotisme Lombok yang kami tawarkan bukan hanya potensi alam dan produk-produk souvenir yang bisa dibawa pulang. Akan tetapi potensi dan kapasitas SDM begitu luar biasa,” ungkap Gubenur yang akrab disapa Bang Zul.

Ia menjelaskan, selama pandemi Covid-19 mewabah, ternyata memberi angin segar bagi penguatan SDM dan pemulihan ekonomi yang mampu dibangun oleh masyarakat NTB. Potensi SDM dan IKM/UMKM NTB bukan hanya mampu menghasilkan pakaian adat, makanan ringan, masker, kain tenun dan sebagainya. Tetapi mereka mampu menciptakan mesin-mesin canggih yang tidak kalah saing dengan mesin-mesin buatan pabrik ternama.

“Mesin-mesin itu telah mampu meningkatkan hasil produktifitas ekonomi kita yang diproduksi di NTB,” ungkap Bang Zul bangga di hadapan para menteri.

Untuk itu, kata Bang Zul, peningkatan produksi melalui mesin-mesin yang tumbuh dari tangan-tangan hebat anak NTB merupakan program industrialisasi yang terus dikembangkan oleh pemerintah Provinsi NTB hingga saat ini. Sehingga diharapkan dengan hadirnya IKM-IKM yang berbasis teknologi ini mampu meningkatkan produktivitas di sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Baca Juga  Festival Teba Murin Ikhtiar Wujudkan Generasi Berbudaya dan Berkesenian

“Motor listrik, sepeda listrik, mesin pencacah dan teknologi lainya berhasil kami buat. Apakah kemudian NTB akan membangun pabrik motor listrik? Saya kira tidak. Tapi kami hanya ingin katakan, kalau motor listrik yang canggih ini mampu diproduksi di NTB mestinya IKM/UMKM kita mampu menghasilkan mesin pertanian, peternakan dan lain sebagianya,” jelas Bang Zul sembari menunjukan satu unit motor listrik buatan lokal di hadapan para meneteri. (SR)

dukacita dukacita bankntb