Tiga Desa Diterjang Banjir, 36 Rumah Hanyut dan 443 Rusak Berat

oleh -277 views

DOMPU, samawarea.com (28/2/2021)

Sebanyak 36 unit rumah hanyut dan 443 rumah rusak berat setelah banjir bandang menerjang tiga desa di wilayah Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Minggu (28/2) dinihari pukul 02.00 Wita. Banjir tersebut cukup mengejutkan, karena datang saat warga tidur nyenyak menyusul hujan deras yang mengguyur tanpa henti.

Kapolsek Hu’u, IPDA M. Norkurniawan bersama anggota dan Koramil Hu’u, turun membantu warga baik saat maupun pasca banjir. Dari pantauan pihak Polsek tercatat ratusan rumah di tiga desa, yakni Desa Daha, Desa Rasa Bou dan Desa Marada, mengalami kondisi cukup parah.

Desa Daha misalnya, tercatat 36 rumah hanyut, 443 rumah rusak berat, sedang dan ringan. Kemudian pagar Masjid Miftahul Jannah roboh, 1 unit mobil pick up, 15 sepeda motor, 6 ekor sapi, 5 ekor kerbau dan puluhan ternak kambing dan lainnya hanyut terbawa arus banjir. Belum lagi tanaman di lahan seluas 50 hektar rusak dan petani terancam gagal panen.

Sementara di Desa Rasabou, meski tidak terlalu parah dibandingkan di Desa Daha, setidaknya ada 5 rumah rusak berat. Demikian di Desa Marada, 9 rumah dilaporkan rusak berat, dan 2 hanyut.

Kepala Desa Daha, Fadli menyebutkan, banjir ini terjadi akibat tingginya curah hujan sejak Sabtu malam hingga Minggu dinihari. Karena itu beberapa anak sungai di atas gunung meluap ke daerah aliran sungai (DAS) induk yaitu Sungai Sori Rewa, yang mengalir melalui Desa Daha. “Debit air yang volumenya melebihi daya tampung sungai mengakibatkan air meluap ke perkampungan sehingga banyak rumah, fasilitas umum, kendaraan, dan ternak Hanyut terbawa banjir,” ungkap Fadli.

Baca Juga  Cilaka Duabelas !! Imigrasi Ungkap 10 WNA ber-KTP Sumbawa

Hingga saat ini, Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, BPBD dan pihak terkait lainnya masih berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb