Bocah Yatim Piatu Diduga Dicabuli Tetangga, Rumah Terduga Dirusak Massa

oleh -1.243 views

DOMPU, samawarea.com (27/2/2021)

N (14) seorang remaja nyaris dihakimi massa. Beruntung remaja yang masih duduk di bangku SMP ini cepat diamankan pihak Polsek Manggelewa Kabupaten Dompu, Jumat (26/2) malam. Kemarahan massa ini karena remaja tersebut diduga mencabuli bocah yatim piatu berumur 6 tahun yang merupakan tetangganya sendiri.

Massa yang terlanjur emosi, merusak rumah terduga. Bahkan ayah terduga yang masih bertahan di rumah, menjadi bulan-bulanan warga. Polisi yang ada di TKP tak mampu menghalau massa yang cukup banyak. Ayah terduga pun berhasil kabur menyelamat diri.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, AIPTU Hujaifah dalam keterangan persnya, Sabtu (27/2), menyebutkan kasus dugaan pencabulan itu terjadi pada Kamis (18/2/2021) lalu sekitar pukul 17.30 Wita. Sebelumnya terduga datang ke rumah korban. Saat itu korban sedang bermain bersama temannya M (6) di ruang tengah rumah korban.

Setiba di rumah korban, terduga memberikan Handphone kepada M dan menyuruhnya menunggu di ruang tamu. Lalu terduga yang masih duduk di bangku SMP itu mengajak korban masuk ke kamar dan menyuruhnya membuka pakaian dengan iming-iming uang Rp 5.000. Kemudian tanpa rasa takut terduga langsung mencabuli korban.

Seminggu kemudian, kasus itu terungkap. Teman korban (M) menceritakan kepada kakak korban, S (35 tahun) terkait perbuatan N. Untuk memastikan kebenarannya, S menanyakan kepada korban. Bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 SD itu mengakuinya. Bahkan korban juga mengeluh sakit di bagian vitalnya. Mendengar pengakuan adiknya, S marah lalu menghubungi keluarganya sekaligus melaporkannya ke Polsek Manggelewa.

Baca Juga  Pelaku Curanmor Ditangkap Saat Tidur, Polisi Temukan Senpi Rakitan

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Manggelewa, Iptu Rudolfo De A Rouojo memerintahkan Kanit Reskrim bersama anggotanya turun ke TKP, Jum’at, (26/2/2021) malam pukul 18.40 Wita. Polisi langsung mengamankan terduga. Namun keluarga korban yang kebetulan mendatangi rumah terduga, mencoba menghalangi polisi yang hendak mengevakuasi terduga. Mereka ingin membuat perhitungan atas perbuatan terduga terhadap korban.

Namun aksi keluarga korban berhasil diredam pihak Polsek, hingga akhirnya membawa terduga ke Mapolsek Manggelewa. Informasi peristiwa yang menimpa korban terendus warga yang kemudian berdatangan ke rumah terduga. Ketika itu warga datang dilengkapi kayu, batu dan senjata tajam. Bukan hanya mencari terduga tapi juga orang tua terduga. Melihat kedatangan warga, orang tua terduga buru-buru mengemasi barang-barangnya khawatir rumahnya dibakar.

Anggota yang saat itu berada di TKP sempat menghalau massa dengan upaya persuasif dan humanis. Tetapi jumlah massa yang terlalu banyak, membuat anggota tak berdaya. Massa sempat menganiaya ayah terduga menggunakan kayu dan tangan kosong. Meski berkali-kali dilerai anggota. Akhirnya ayah terduga berhasil melarikan diri untuk menyelamatkan jiwa.

Rupanya emosi warga belum juga reda. Rumah terduga menjadi sasaran. Menggunakan batu dan kayu, rumah semi permanen milik terduga dirusak. Setelah rata dengan tanah, massa pun membubarkan diri.

Kini terduga telah ditangani oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Dompu untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (SR)

dukacita dukacita bankntb