Gelapkan Motor Teman, Seorang Pemuda Dikepung Massa

oleh -432 views

DOMPU, samawarea.com (24/2/2021)

AR (26) nyaris pulang tinggal nama. Beruntung jiwa pemuda itu selamat dari amukan massa setelah personil Polsek Woja dibantu Polres Dompu turun ke TKP, Rabu (24/2) siang pukul 12.20 Wita. Meski demikian, massa yang menyemut di Dusun Buna, Desa Madaprama, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, menyulitkan personil melakukan evakuasi. Setelah melalui negosiasi yang alot, AR berhasil dibawa. Kemarahan massa ini, karena AR membawa kabur sepeda motor temannya sendiri, Mukhtar warga Desa Bakajaya.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, AIPTU Hujaifah menuturkan, kasus pennggelapan sepeda motor ini terjadi pada pertengahan Tahun 2019. AR dan korban berboncengan menggunakan Yamaha Jupiter MX milik korban menuju gudang jagung PT. Segar, di Desa Tekasire. Setiba di gudang tersebut, AR meminjam motor korban dengan alasan mau ke rumah bosnya untuk meminta uang. Tanpa curiga korban memberikannya. Setelah lama menunggu, AR tak terlihat batang hidungnya. Korban akhirnya pulang menumpang kendaraan umum dan langsung memberitahukan kejadian yang menimpanya kepada keluarganya.

Setelah sekian lama, tanpa sengaja korban bertemu dengan AR, Rabu (24/2/2021) pukul 11.30 Wita. Saat itu korban naik bemo dalam perjalanan dari Manggelewa menuju Dompu. Ternyata salah seorang penumpang adalah AR. Langsung saja korban menanyakan keberadaan motornya. AR mengelak dan tidak mengakui perbuatannya. Korban pun mengajak AR ke rumahnya untuk bermusyawarah.

Baca Juga  Maling di Toko Aurora Empang Tertangkap

Setiba di rumah korban, AR tetap tak mengakui perbuatannya sehingga terjadi perdebatan yang a lot. Korban pun mengancam akan melaporkan masalah itu ke pihak kepolisian. Karena takut, akhirnya AR mengakui perbuatannya dan menjelaskan bahwa sepeda motor tersebut ia gadaikan ke warga Desa Doropeti, Kecamatan Pekat senilai Rp 2,5 juta.

Rupanya, perdebatan korban dan AR didengar warga yang kemudian mendatangi rumah korban. Warga yang terpancing sempat menghadiahi bogem ke wajah AR. Warga pun kian berdatangan, membuat personel Polsek Woja Bripka Ruslansyah membawa AR ke rumahnya guna menghindari aksi main hakim sendiri.

Melihat situasi tidak kondusif dan mengancam keselamatan AR, Bripka Ruslansyah menghubungi Kapolsek Woja IPDA Abdul Haris, selanjutnya memerintahkan anggotanya menuju TKP sembari meminta bantuan tambahan pasukan dari Polres Dompu. Setelah negosiasi yang alot, akhirnya polisi berhasil mengevakuasi AR dari kepungan warga. Kini AR telah diamankan di Polres Dompu guna proses lebih lanjut. (SR)

dukacita dukacita bankntb