Tantang Polisi di Medsos, “Jenderal Narkoba” Dibekuk

oleh -157 views

DOMPU, samawarea.com (22/2/2021)

Jarimu dalah harimaumu. Sepertinya ungkapan ini sangat pas bagi IN alias Napi alias Dae Oleng (30). Karena postingannya di facebook, membuat warga Pekat Dompu ini diciduk polisi, Sabtu (20/2) lalu. Pemilik akun Facebook Dae Oleng ini ditangkap Tim Opsnal Polsek Pekat, di rumahnya.

Dalam postingannya, Dae Oleng menantang dan menghina aparat penegak hukum. “Yang tau keberadaan saya silahkan dicari, Saya jenderal narkoba, nggak takut sama siapa pun apalagi sama polisi anj**g,” semua itu,” tulis Dae Oleng.

Tidak hanya itu, akun facebook tersebut tampak mengunggah foto di mana dirinya sedang memegang plastik klip transparan berisi serbuk diduga narkotika jenis sabu-sabu. Praktis postingan tersebut hebohkan jagad maya. Netizen yang mengetahuinya kemudian membagikan (share) kembali. Tidak sedikit membubuhkan caption dengan nada kecaman terhadap pemilik akun tersebut.

Menurut penjelasan Kapolsek Pekat, IPDA Muh Sofyan S.Sos, berdasarkan informasi itu, ia memerintahkan anggotanya mencari dan mengamankan terduga, kemudian digelandang ke kantor polisi. Di hadapan polisi, Dae Oleng tidak mengakui perbuatannya. Dia berdalih tidak memiliki HP versi android.

Namun dia mengakui sering menggunakan facebook melalui Handphone android milik teman-temannya, antara lain atas nama Erlan dan Kurniadin. Terduga ini juga sudah mengetahui bahwa postingan tersebut viral di medsos, setelah diberitahukan temannya. Terduga ini juga mengaku FB-nya dibajak dan dia tidak pernah masuk ke akun facebook miliknya tersebut.

Baca Juga  Aksi Balap Liar Meresahkan

Namun di sisi lain, sadar facebooknya dibajak dan postingannya viral, terduga mengaku sempat melaporkannya ke salah satu Kepala Dusun setempat.

Dari hasil pemeriksaan terduga, Tim Opsnal Polsek Pekat mengamankan dua orang temannya atas nama Junaidin (30) dan Kurniadin (20). Dalam pemeriksaan, Kurniadin mengaku HP nya pernah dipinjam Dae Oleng. Kini terduga diamankan di Polres Dompu guna pemeriksaan lebih lanjut. (SR)

bankntb DPRD DPRD