Dua Warga Lunyuk Digigit Anjing Gila, Muspika Ambil Langkah Eliminasi

oleh -141 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (23/2/2021)

Kasus rabies di Kecamatan Lunyuk mulai muncul. Hal ini dibuktikan dengan adanya dua korban gigitan Anjing Rabies di Desa Suka Maju. Karena itu pihak kecamatan melakukan antisipasi agar kasus ini tidak meluas. “Kami tidak ingin kasus ini meluas, segera lakukan upaya preventif, pencegahan dengan lakukan eliminasi terukur dan terkendali secara serentak,” kata Camat Lunyuk, Drs. Iwan Sofian kepada Wartawan Samawarea.com, Senin (22/2).

Karenanya Ia telah mengundang semua kepala desa dan kepala dusun untuk menyamakan langkah guna mengantisipasi merebaknya kasus mematikan ini. Untuk diketahui dua korban gigitan anjing gila ini adalah Kadek Mulyati (60) warga Dusun Sukadarma Desa Sukamaju dan Ketut Resi (52) warga Dusun Sukadamai Desa Sukamaju.

Saat itu korban keluar rumah. Tanpa diduga, anjing langsung mengigit paha kanan dan kirinya. Korban hanya pergi ke perawat desa dan dilanjutkan ke puskesmas. Sedangkan anjing milik tetangganya atas nama Kadek Suarte sekarang diikat dan dalam pengawasan untuk observasi. Setelah adanya konfirmasi dari UPT Prokeswan Lunyuk, malamnya anjing tersebut positif rabies.

Kasus lainnya adalah seorang warga yang ke sawah dikejar anjing dan mengigit kaki kanannya. Korban dilarikan ke puskesmas setempat. Sementara anjing penggigit ditembak mati oleh pemiliknya, Komang Wiyarma. “Kami langsung rapat terbatas melibatkan muspika, kepala desa dan kadus se-Kecamatan Lunyuk, UPT Prokeswan dan UPT Puskesmas serta tim kecamatan,” kata Camat Iwan.

Baca Juga  Dipanggil Jaksa, Pelaksana Proyek Talud Patedong Mangkir

Sesuai keputusan rapat, sambung Camat, eliminasi menggunakan dua metode yaitu diracun dan ditembak dengan senapan angin. Kegiatannya yang dimulai dari 20 Februari hingga 24 Februari. Namun untuk keberlanjutannya akan tetap dilaksanakan secara rutin hingga Juli 2021. (BUR/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb