Dukung Basket Lombok Difabel, Gubernur NTB Beri Kursi Roda Khusus

oleh -33 views

MATARAM, samawarea.com (2/2/2021)

Cita-cita Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Barat untuk menjadikan NTB sebagai daerah ramah difabel benar-benar diwujudkan. Setelah mengoperasikan bus ramah difabel, kali ini Pemerintah Provinsi NTB mengupayakan pengembangan minat dan potensi masyarakat difabel melalui Basket Lombok Difabel, yakni sebuah komunitas Basket Kursi Roda.

Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB menjelaskan, Pemprov NTB akan berusaha maksimal menyediakan sarana dan prasarana untuk menunjang aktifitas masyarakat difabel NTB. Sehingga mereka dapat terayomi sama baiknya dengan masyarakat pada umumnya. “Ramah difabel gampang diucapkan susah dilakukan. Saya berharap masyarakat tidak lagi melihat difabel sebagai hal yang berbeda, karena pemerintah menyediakan fasilitas yang dapat membantu mengatasi kekurangan mereka,” jelas Doktor Zul, usai memberikan empat buah kursi roda basket bagi komunitas Basket Lombok Difabel, di ruang kerjanya, Senin (1/2/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial NTB, H Ahsanul Khalik, yang mendampingi Gubernur NTB menjelaskan, Pemprov NTB tak hanya memperhatikan fasilitas sehari-hari masyarakat difabel, tetapi juga pada bidang hobi dan olahraga. Dengan adanya bantuan perdana bagi tuna daksa di sepanjang sejarah Pemprov NTB ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet basket difabel tangguh dari NTB. Karenanya Dinas Sosial akan terus mendukung dan mendorong agar suatu saat komunitas ini bisa melahirkan atlet-atlet basket kursi roda yang dapat mengharumkan nama NTB. “Bantuan ini akan kita tambah jumlahnya nanti dan akan terus kita support sesuai program Dinsos,” jelasnya.

Baca Juga  Berkat Intervensi Pemerintah, UMKM Tetap Eksis di Tengah Gempa dan Pandemi

Nia Kartika, salah seorang anggota Basket Lombok Difabel yang menerima bantuan tersebut mengungkapkan rasa syukurnya karena Pemprov NTB telah memberikan perhatian besar bagi penyandang difabel. Nia mengaku bangga karena Basket Difabel hanya ada dua di Indonesia, di Makassar dan Lombok. “Kami sangat bersyukur, kita punya pemimpin yang memperhatikan difabel. Semoga kedepannya kami bisa membela nama daerah dan mengharumkannya di cabang olahraga ini,” harap Nia. (SR)

dukacita dukacita bankntb