Ingin Tipu Petugas, Pengedar Shabu Dibuat Tak Berkutik

oleh -149 views

MATARAM, samawarea.com (21/1/2021)

Upaya MY (26) terduga pengedar narkoba untuk mengelabui petugas, selalu gagal. Dua kali mencoba menipu, aksi warga Dusun Bug-Bug Selatan Kecamatan Lingsar Kota Mataram, tetap saja ketahuan oleh tim Sat Resnarkoba Polresta Mataram. “Saat ditangkap, pelaku dua kali berniat mengelabui petugas. Tapi upayanya tidak berhasil karena petugas lebih jeli. Ini dugaannya pengedar sabu,” kata Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, Kamis (21/1/2021).

Sebelumnya, ungkap Kapolresta, MY ditangkap pada Senin (18/1/2021) sekitar pukul 21.25 Wita. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Tim mendatangi Dusun Lingsar Timur, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Mengetahui kedatangan tim, MY berupaya membuang sabu dengan niat menghilangkan barang bukti. Niat tersebut digagalkan petugas. ‘’Dia mau buang ke selokan, tapi kita gagalkan. Barang buktinya hampir jatuh ke selokan. Ada 8 poket sabu yang kita temukan dengan berat 4,54 gram,’’ bebernya.

Selanjutnya ketika proses pengembangan penyidikan. Tim akan menggeledah rumah pelaku. Namun pelaku kembali berniat mengelabui petugas dengan menunjukkan rumah orang tuanya sebagai rumahnya. Padahal dia sudah memiliki rumah. Tapi petugas lebih cerdik dan tidak ingin dikelabui. ‘’Niat jahatnya untuk mengelabui itu terbaca karena gerak-gerik yang mencurigakan,’’ tuturnya.

Dalam pemeriksaan, MY sebelumnya pernah ditangkap di kasus yang sama pada Tahun 2020. Tapi karena barang bukti tidak ada, MY hanya dikenakan Pasal 127 ayat (1) Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. MY saat itu sebagai pengguna dan mengikuti rehabilitasi. ‘’Dulunya pernah ditangkap berdasarkan informasi masyarakat pada tahun 2020. Dulu dia sedang pesta sabu. Tapi karena barang bukti tidak ada dan dia direhabilitasi,’’ jelas Kapolresta.

Baca Juga  Tanaman Dirusak, Seorang Petani Lapor Polisi

Kini MY kembali mengonsumsi shabu dan diduga mengedarkan dengan barang bukti 4,54 gram. ‘’Sekarang dia tidak bisa mengelak lagi. Karena barang bukti lengkap kita dapatkan. Selain itu percakapan handphone juga menguatkan pelaku sebagai pengedar,’’ jelas Kapolresta. (SR)

bankntb DPRD DPRD