Bongkar Sindikat Pupuk Bersubsidi, Polisi Ringkus Oknum Pengecer

oleh -891 views

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (20/1/2021)

Unit Tindak pidana tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan sekitar 4 ton pupuk bersubsidi, di Jalan Raya Montong Gamang, Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, belum lama ini.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP I Putu Agus Indra Permana menerangkan bahwa, pupuk bersubsidi tersebut diamankan karena penyalurannya diduga disalahgunakan. Pupuk itu dijual ketentuan yang berlaku oleh oknum pengecer kepada kelompok tani lain di luar wilayah Janapria. “Pupuk bersubsidi itu diamankan sekitar 57 karung atau setara dengan 4 ton,” kata Agus.

Dijelaskan, pupuk bersubsidi ini terdiri dari dua jenis yaitu pupuk NPK PHONSKA dan pupuk ZA. Pupuk tersebut berstatus subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi kalangan petani. “Namun dalam penyalurannya pupuk bersubsidi ini justru disalahgunakan, pupuk dijual oleh oknum pengecer kepada kelompok tani di luar wilayahnya,” jelas Kasat Reskrim.

Dalam kasus ini, lanjut Agus, pihaknya menetapkan satu orang oknum pengecer Hj. NA (50) sebagai tersangka, warga Desa Janapria, Kecamatan Janapria. Hj. NA ditetapkan sebagai tersangka selaku penjual pupuk bersubsidi. “Barang bukti pupuk sudah kita amankan di Mako Polres Lombok tengah, berikut dua kendaraan yang digunakan untuk mengangkut yakni R4 Daihatsu Grand Max pic uap DR 8242 SE dan Mitsubishi L300 pic up DR 8225 VH,” beber Agus.

Baca Juga  CTKI Ilegal Gagal Diselundupkan

Untuk tersangka akan dikenakan pasal 6 ayat (1) huruf b UU R.I No. 7 tahun 1955 ttg TP Ekonomi Jo pasal 30 ayat (2) dan ayat (3) Permendag RI No. 15/M/DAG/PER/4/2013 ttg Pengadaan dan Penyalurn Pupuk Bersubsidi untuk sektor Pertanian dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara. (SR)

bankntb DPRD DPRD