Putusan Bawaslu NTB: Pelanggaran TSM Pilkada Sumbawa Tidak Terbukti

oleh -152 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (11/1/2021)

Bawaslu NTB telah membacakan putusannya pada Sidang Pelanggaran Administrasi bersifat Terstruktur, Sistimatis dan Masif (TSM) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Senin (11/1/2021) tadi. Sidang pembacaan putusan yang digelar secara terbuka ini juga siarkan melalui akun facebook Bawaslu Provinsi NTB.  Dalam persidangan tersebut, seluruh dugaan pelanggaran TSM yang dilaporkan pasangan nomor urut 5, Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Ir. Mokhlis, M.Si (Jarot-Mokhlis) tidak terbukti.

Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, majelis yang dipimpin Ketua Bawaslu NTB, Muhammad Khuwailid, S.Ag, MH,  tidak menemukan bukti keterlibatan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menggunakan jabatannya, baik dalam menganggarkan maupun dalam memenangkan Paslon nomor urut 4, Drs. H. Mahmud Adullah dan Dewi Noviay, S.Pd.,MPd (Mo-Novi) pada Pilkada Sumbawa, 9 Desember 2020 lalu. Karena itu majelis memutuskan terlapor tidak terbukti melakukan perbuatan menjanjikan atau memberikan uang atau meteri lain untuk mempengaruhi pemilih pada Pilkada Sumbawa 2020. “Memutuskan, menyatakan terlapor tidak terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan menjanjikan atau memberikan uang atau materi lain untuk mempengaruhi pemilih secara terstruktur, sistimatis dan masif,” tandas Khuwailid.

Terkait putusan itu, Bawaslu NTB memberikan ruang kepada pelapor untuk mengajukan keberatan ke Bawaslu RI dalam waktu 3 hari setelah pembacaan putusan. Untuk diketahui putusan tersebut telah ditandatangi oleh Ketua Majelis, Muhammad Khuwailid, S.Ag, MH beserta Anggota Majelis terdiri dari Umar Achmad Seth, SH.,MH, Dr. Hj. Yuyun Nurul Azmi, S.Pt.,MT, Itratip ST.,MT dan Suhardi, SIP., MH.

Baca Juga  Minggu Ini Pendamping Haji Husni Diumumkan

Kuasa Hukum Mo-Novi, Kusnaini SH menyambut gembira putusan Bawaslu NTB. Putusan itu menurut Kusnaini, sesuai dengan keyakinannya sejak awal bahwa tidak ada satupun dalil laporan pelapor dan bukti-bukti yang bisa membuktikan pelanggaran Pasangan Mo–Novi. “Saya ucapkan alhamdulillaah,” ucap Kus–sapaan pengacara asal Sumbawa ini. (SR)

iklan bapenda