Mandi di Air Terjun, Seorang Gadis Ditemukan Tewas

oleh -140 views

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (11/1/2021)

Naas dialami Rika Mandasari. Gadis berusia 18 tahun warga asal Desa Loka Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ini ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam di Air Terjun Kalela Kecamatan Jereweh KSB, Minggu (10/1) pukul 12.30 Wita.  WITA. Sebelum ditemukan, Senin (11/1) pukul 08.40 Wita, pencarian korban berlangsung selama 13 jam melibatkan tim Gabungan Basarnas, BNPB, TNI, Polri dan relawan. “Sudah ditemukan tadi jam 08.40 Wita di dasar sungai tersebut dan sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” ungkap Kapolsek Jereweh, IPTU Saiful melalui Paur Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos, di Taliwang, Senin (11/1).

DPRD

Korban sebelumnya diketahui berlibur dan mandi di air terjun tersebut bersama 9 orang temannya. Ketika mandi, korban yang tidak bisa berenang ini melompat ke dalam sungai beberapa kali bersama temannya yang bisa berenang. Namun naas setelah beberapa kali lompat, korban dan dua temannya tidak kunjung muncul ke atas permukaan air. Dua temannya yaitu Nunung (18) dan Hidayatullah (17) dapat diselamatkan. Tapi hanya korban yang tidak ditemukan. “Dua orang yaitu Nunung dan Hidayatullah dapat diselamatkan oleh teman lainnya, tetapi korban tidak ditemukan dan tenggelam,” katanya.

Pasca dilaporkan ke Mapolsek Jereweh, tim gabungan TNI Polri, BNPB, Basarnas, PMI, Relawan SIA, Pokdarwis Jantop, Nelayan, keluarga korban dan masyarakat sekitar berusaha mencari korban dari pukul 14.00 hingga pukul 00.00 Wita. Setelah itu pencarian sempat dihentikan karena terkendala air yang cukup deras. Pencarian dilanjutkan pagi harinya. Tim gabungan dengan peralatan selam lengkap akhirnya mendapati jenazah korban pada pukul 08.40 WITA. Korban dievakuasi dan dibawa ke Puskemas Jerweh.

Baca Juga  Kecewa Pelayanan PDAM Giri Menang, Ratusan Pelanggan Gelar Aksi Demo

Keluarga korban menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah. “Saya selaku Paman almarhumah sekaligus mewakili pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah almarhumah, dan telah menerima dengan ikhlas atas musibah yang kami hadapi sekarang ini terkait meninggalnya almarhumah,” kata Paman korban, Hasan Basri yang penolakannya dibukukan dalam bentuk surat pernyataan.  (SR)

DPRD DPRD