Pulihkan Alam dan Jaga Mata Air, PETANG Tanam Pohon

oleh -54 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (6/1/2021)

Banjir dan tanah longsor menjadi musibah di Kabupaten Sumbawa setiap musim penghujan. Tak hanya itu sudah banyak mata air yang berkurang. Kondisi ini bukan tanpa alasan. Penyebab dari semua ini adalah semakin parahnya kerusakan hutan. Banyak gunung atau wilayah perbukitan yang gundul. Oknum masyarakat dengan bebasnya menyulap gunung hijau menjadi lahan pertanian untuk penanaman jagung. Meski aksi oknum ini nyata, namun tak ada tindakan dari aparat berwenang.

DPRD

Daripada mengutuk kegelapan lebih baik menyalakan lilin di ujung terowongan. Itulah yang ditunjukkan Komunitas Pecinta Alam Plampang (PETANG). Komunitas yang sangat peduli terhadap lingkungan ini, melakukan tindakan nyata. Mereka melakukan penanaman pohon sebagai upaya rehabilitasi hutan dan melindungi sumber mata air di wilayah Sumbawa bagian timur.

Ketua PETANG, Burhanuddin, Rabu (6/1), mengakui puluhan mata air sudah mengering, sisanya mengalami penurunan volume. Kemudian sebagian besar pegunungan habis terbabat. Namun upaya penyelamatan belum terlambat harus ada gerakan masif dilakukan bersama seluruh elemen masyarakat. Apa yang dilakukan Komunitas PETANG ini memang tidak mampu mengembalikan kondisi hutan, tapi melakukan tindakan nyata lebih berharga daripada berkata-kata. “Kami juga berharap pemerintah dapat melakukan penanaman pohon. Kami mengusulkan pohon yang ditanam terdiri dari beringin, kemiri, dan kesambi yang mampu menyerap air di dalam tanah,” usulnya.

Selain melakukan penanaman pohon lanjut Bur, PETANG intensif melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga alam untuk masa kini dan masa depan. Tak hanya itu, pihaknya juga gencar menggelar simulasi mencegah bencana, dengan penanaman kembali hutan gundul di berbagai tempat. Di antaranya HKM Wana Sari Labangka 5 Kecamatan Labangka, Olat Sagunter Desa Mama Kecamatan Lopok, dan Desa Ongko Kecamatan Empang. “Kami berharap langkah nyata dan kecil yang dilakukan komunitas kami ini bermanfaat untuk masa mendatang,” ujarnya. (BUR/SR)

DPRD DPRD
Baca Juga  Konvoi Kelulusan UN, Puluhan Pelajar Terjaring Polisi