Grebeg Dua Rumah Bertetangga, Polisi Tangkap 4 Tersangka Narkoba

oleh -601 views

MATARAM, samawarea.com (5/1/2021)

Upaya Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya terus digeber. Setelah meringkus 8 orang tersangka penyalahgunaan narkoba, Minggu (3/1) kemarin, kini Senin (4/1) kembali menangkap 4 orang lagi di dua rumah Jalan Batu Bolong Nomor 01 dan 03 Lingkungan Abian Tubuh Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di Lingkungan Abian Tubuh Utara tepatnya Jalan Batu Bolong sering terjadi transaksi narkoba. Dari informasi tersebut AKP I Made Yogi Purusa Utama S.E., S.I.K. selaku Ketua Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB beserta anggotanya melakukan penyelidikan.

Setelah memastikan ada aktivitas yang mencurigakan, sekitar pukul 10.30 Wita personel gabungan tim khusus Polda NTB bersama tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB yang dipimpin langsung oleh Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra R, SIK., MH., langsung melakukan penggrebekan.

Dalam penangkapan itu, tim berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial ANR (23) dan ANA (25). Dalam penggeledahan diamankan uang tunai Rp 17.733.000 di dalam laci lemari dan laci meja kamar, HP lipat merk Samsung dan shabu sebanyak 7 poket dengan berat bruto 3,98 gram.

Dari penangkapan tersebut kemudian dilakukan pengembangan dan didapat informasi bahwa ada narkoba milik tersangka GWS (DPO) dititipkan di TKP II di rumah nomor 01 milik tersangka AS. Pukul 12.00 Wita tim diperintahkan meluncur ke lokasi dan berhasil mengamankan dua orang tersangka lagi yakni AS (24) dan HA (28) seorang perempuan. Di TKP kedua ini, diamankan shabu seberat 0,42 gram dan 0,99 gram, bong, timbangan dan uang tunai Rp 505 ribu.

Baca Juga  Tangkap Pengedar, Ditresnarkoba Polda NTB Sita Shabu Senilai 595 Juta

Keempat tersangka langsung digelandang ke Kantor Ditresnarkoba Polda NTB untuk pengembangan penyidikan. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan Pasal 112 ayat (2) diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. (SR)

iklan bapenda