Warga Luar Dilarang Berlibur ke Lombok Utara

oleh -75 views

LOMBOK UTARA, samawarea.com (2/1/2021)

Perayaan tahun baru kali ini menjadi atensi tersendiri bagi pihak Polres Lombok Utara (Lotara). Semua pintu masuk dijaga ketat, baik di pintu masuk kabupaten dan maupun pintu masuk kawasan wisata.

Kapolres Lotara, AKBP Fery Jaya Satriansyah, SH menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan 238 personil gabungan dari TNI-Polri, Pol PP dan Dishub untuk menjaga pintu masuk perbatasan dan kawasan wisata. Di pintu masuk kabupaten, polisi menyekat masyarakat luar yang hendak berlibur ke KLU. Jika ada masyarakat luar yang akan berlibur ke KLU, petugas langsung meminta mereka kembali.

Bagi yang sudah terlanjur di KLU atau masyarakat KLU yang berlibur diberikan batas waktu sampai pukul 5 sore. Setelah itu secara humanis mereka dihimbau untuk kembali ke rumah masing masing. Sesuai perintah Kapolres pada saat Apel Serpas pengamanan tahun baru 2021, Kamis (31/12) lalu, penyekatan dan pengetatan ini akan dilakukan sampai Hari Minggu. Ini dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat yang memanfaatkan hari libur tahun baru agar tidak berkerumun.

Selain itu masyarakat juga tidak diijinkan membuat acara yang mengundang kerumunan. Pemilik hotel dan restaurant juga tidak diijinkan membuat acara yang dapat mengundang keramaian. Hal itu dilakukan guna mencegah cluster baru Covid-19 di awal tahun 2021. Ini juga dimaksudkan untuk mencegah kasus Curat, Curas dan Curanmor (3C) di malam tahun baru. “Ini kami lakukan berdasarkan maklumat Kapolri, dan menjaga kamtibmas di KLU,” ungkap Kapolres Lotara, AKBP Fery Jaya Satriansyah, SH saat ditemui di Mako Polres Lotara, belum lama ini.

Baca Juga  Jaksa Agung Ground Breaking Pembangunan Kantor Kejati NTB dan Kejari Mataram

Selain personil pengamanan Polres juga menerjunkan tim Desister Victim Identifikasi (DVI) untuk memberikan layanan kesehatan kepada petugas yang berjaga maupun masyarakat KLU yang berwisata. Di samping pelayanan kesehatan, tim DVI bagi bagi masker gratis sambil memberikan himbauan prokes, guna menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan agar tidak timbul klaster baru Covid-19 di KLU. (SR)

iklan bapenda