Remaja Gangguan Jiwa Tewas Tersengat Listrik di Ladang Jagung

oleh -290 views

DOMPU, samawarea.com (1/1/2021)

Naas menimpa RD (17). Remaja yang tinggal di Dusun Nanga Doro, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu (NTB) ini ditemukan tewas mengenaskan di Ladang Jagung So Sori Tante, Jumat (1/1/2021) pagi pukul 09.00 Wita. Korban yang dilaporkan mengalami gangguan jiwa ini ditemukan pemilik ladang berinisial SB (34) warga setempat. RD diduga tersengat arus listrik yang terpasang di ladang tersebut.

DPRD

Peristiwa mengenaskan itu awalnya diketahui SB yang mengontrol tanaman jagungnya. SB kaget dan panik setelah menemukan RD sudah tak bernyawa dengan posisi tertelungkup. SB langsung memberitahukan kepada pemilik ladang yang berdekatan dengan ladangnya yaitu Fadli dan Mujahidin. Karena merasa takut, SB meminta bantuan Fadli mengantarnya ke Mapolsek Hu’u guna mengamankan diri, Sedangkan Mujahidin menuju perkampungan untuk mengabarkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Hu’u, IPDA M. Nor Kurniawan bersama anggotanya dibantu masyarakat setempat mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah neneknya, lalu berlanjut ke Puskesmas setempat untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER). Hasil Visum menjelaskan, RD mengalami luka bakar di jari kaki kiri, lecet di betis kiri dan kanan, luka bakar bagian punggung serta wajah. Setelah visum, jasad RD dibawa ke rumah orang tuanya di Lingkungan VI (Donggo Ana), Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja.

Tak lama kemudian Tim inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Dompu tiba di TKP dan melakukan olah TKP. Di hadapan pemeriksa SB menjelaskan, kabel aliran listrik itu disambung di mesin Genset ladang milik Fadli berjarak sekitar 100 meter. Kabel itu melintang sekitar 40 cm di atas permukaan tanah.

Baca Juga  Gelar Lokakarya, AMAN Dorong Lahirnya Perda Pengakuan Adat  

Kapolsek Hu’u mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan akan segera memeriksa saksi-saksi untuk proses penyelidikan dan penyidikan. Pihak keluarga sudah dimintai keterangan. Sebelum kejadian, Kamis (31/12/2020) malam pukul 21.30 Wita, korban berada di rumah bibinya untuk makan malam. Usai makan RD keluar rumah tanpa sepengetahuan seisi rumah. Dijelaskan pula bahwa RD mengalami gangguan jiwa dan sering tidur di gubuk ladang milik warga setempat. (SR)

DPRD DPRD